Minggu, 17/08/2025, 19:22:57
Merefleksikan Kemerdekaan Indonesia, Lewat Aksiologi Pati Terhadap Proses Perkembangan Republik
OLEH: GESANG ARUL FADILA
.

PERLAWANAN yang dilakukan oleh warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada tanggal 13 agustus 2025, memberikan pertannyaan terhadap kita semua penghuni bumi khatulistiwa ini.

Sebenarnya apa yang menjadi dasar dalam kekuatan kolektif dan semangat mengafiliasi perubahan yang begitu besar. Gelombang ini muncul bukan tanpa sebab, ataupun istilanya “rokok tidak akan menyala apabila tidak dibakar”.

Tentu respon publik ini adalah cara paling eksklusif dalam sebuah negara yang menganut sistem demokratis. Preferensi utamanya tentu warga Pati menginginkan sebuah lumbung kesejahteraan, dan akses kemudahan dalam nilai sosial secara universal tanpa mengakumulasi nilai sosial yang lain.

Kemerdekaan yang didambakan, akan teranulir bila keinginan rakyak dipelintir dengan narasi yang tidak memberikan akomodasi solusi yang tidak pasti.

Pajak menjadi elemen intelektual warga pati dalam merefleksikan dan memberikan perhatian  terhadap “rajanya”. Keputusan dan kemampuan melayani masyarakat secara terbuka (tidak solutif) ini lah yang menjadi komoditas gelombang aksi Pati ini terus berlipat ganda.

Masalah semacam ini tentu semakin mengartikulasikan, bahwa sistem komunikasi elekktoral tidak berjalan pada komposisi yang diinginkan.

Selain daripada itu model kepemimpinan serta adaptasi dalam mengafirmasi atau tidaknya aspirasi ini perlu menjadi perhatian. Pati adalah referensi dari sebuah peristiwa pemerintah yang tentu perlu dikoreksi.

Sehingga refleksi kemerdekaan ini menjadi pengayaan yang paling orisinil dari sebuah ingatan akan perjalanan bangsa ini. Pati mengajarkan nilai sosiologis yang begitu melekat, mengingatkan kepada republik nilai-nilai kembali yang harus diperjuangankan.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita