Minggu, 06/07/2025, 17:17:13
Pacu Jalur, Tradisi Riau yang Kembali Viral hingga ke Luar Negeri
.

PanturaNews - Tren Pacu Jalur kembali ramai dibicarakan, kali ini bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri, terutama di Amerika Serikat. Banyak video di TikTok memperlihatkan orang asing meniru gerakan unik dari Pacu Jalur, yaitu sosok penari di ujung perahu yang disebut "aura farming".

Apa itu Pacu Jalur?

Pacu Jalur adalah perlombaan mendayung perahu tradisional khas Riau, khususnya dari daerah Kuantan Singingi. Tradisi ini sudah ada sejak abad ke-17, saat masyarakat menggunakan perahu besar bernama "jalur" sebagai alat transportasi di sungai.

Lambat laun, jalur digunakan sebagai alat perlombaan mendayung. Pada masa penjajahan Belanda, lomba ini menjadi bagian dari perayaan ulang tahun Ratu Wilhelmina.

Setelah kemerdekaan, Pacu Jalur diadakan untuk merayakan Hari Kemerdekaan RI dan hari besar Islam seperti Idul Fitri dan Tahun Baru Hijriah.

Perlombaan Meriah di Sungai

Saat ini, ratusan tim ikut serta dalam lomba Pacu Jalur setiap tahunnya. Satu perahu bisa diisi oleh 45 hingga 60 pendayung. Di bagian depan perahu, ada anak-anak yang menari mengikuti irama dayungan, menambah kemeriahan suasana.

Nilai Tradisi dan Spiritual

Pacu Jalur tidak hanya soal kekuatan fisik. Masyarakat percaya adanya kekuatan spiritual yang turut memengaruhi hasil lomba. Mulai dari pemilihan kayu perahu hingga ritual khusus, semuanya dijalankan dengan nilai-nilai adat yang kuat.

Tradisi Pacu Jalur menjadi simbol kekayaan budaya Riau yang kini semakin dikenal dunia


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita