Minggu, 28/01/2024, 12:48:32
Public Speaking FISIP UP Tatap Muka Bersama Korea Center Unsoed
Oleh: Tharitsa Amaliawati
--None--

Pertukaran sertifikat penghargaan antar komunitas pada kunjungan ke Korea Center Unsoed. (Foto: Dok)

KOMUNITAS Publik Speaking Universitas Peradaban, Kabupaten Brebes baru saja mengunjungi Korea Center Unsoed di Lt. 1 Gedung UPT Perpustakaan Unsoed selama satu hari, pada Jumat 26 Januari 2024 kemarin.

Ada 25 anggota komunitas publik speaking Universitas Peradaban yang menghadiri kegiatan tersebut. Adapun beberapa sesi yang dilalui, dimulai dengan registrasi, pembukaan, sambutan, sampai pada pemaparan materi.

Sambutan dalam kegiatan tersebut di bawakan oleh Djoko Prasetyo, Kepala Unit Pelaksana Teknis di Universitas Jendral Soedirman. Djoko mengucapkan terimakasih kepada Komunitas Publik Speaking Universitas Peradaban yang telah mengunjungi Komunitas Korea Center.

Selain itu, sambutan juga diberikan oleh Tundjung Linggarwati selaku Kepala Komunitas Korea Center Unsoed, dan sambutan terakhir dibawakan oleh Mahes Aji Sentosa selaku ketua dari Komunitas Publik Speaking FISIP Universitas Peradaban.

Kegiatan kunjungan ini dilaksanakan sebagai upaya dalam pengembangan ketrampilan berbicara di hadapan umum bagi komunitas Publik Speaking. Dengan mengunjungi Komunitas Korea Center, para anggota komunitas publik speaking bisa berkesempatan untuk berinteraksi, dan berkomunikasi secara langsung dalam konteks pemahaman tentang budaya Korea.

Tidak hanya itu saja, dalam rangkaian acara juga terdapat pemaparan materi yang tentunya sangat bermanfaat. Materi dalam agenda ini di sampaikan oleh PR Korea Center yakni Zuhrufal Ardyan.

Materi yang disampaikan bertema Nonverbal Communications dan pentingnya publik speaking dalam kehidupan berorganisai. Dengan memahami dan menguasai materi nonverbal communication, Komunitas Publik Speaking dapat meningkatkan keterampilannya.

“Sekaligus mengetahui bagaimana gaya presentasi yang lebih efektif dan memukau,” ujar Zuhrufal Ardyan.

Di akhir pemaparan materi, anggota Komunitas Public Speaking diberi kesempatan untuk mengunjungi labolatorium Komunitas Korea Center UNSOED. Dalam labolatorium, anggota dipersilahkan untuk mencoba Hanbok yang merupakan pakaian tradisional dari budaya Korea.

Kunjungan ke labolatoriun Korea Center Unsoed, turut menjadi sesi tambahan yang dapat memperdalam pembelajaran mengenai budaya Korea.

Sebagai penutup kegiatan, terdapat pertukaran sertifikat penghargaan antar komunitas. Adanya sertifikat ini bisa diartikan sebagai sebuah simbol yang menunjukan, bahwa antar komunitas telah saling mengenal dan belajar bersama secara langsung.

Selain itu juga, dapat sebagai jalan dalam pembangunan hubungan antarkomunitas dan antar Universitas.

(Tharitsa Amaliawati adalah mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita