Kamis, 18/01/2024, 13:32:11
Pentingnya Memahami Kesiapan Belajar Siswa Sekolah Dasar
Oleh: Fatkhan Anis, S.Pd
--None--

SETIAP siswa memiliki keunikan tersendiri, sehingga dalam tumbuh kembangnya akan bervariasi sesuai dengan keunikannya. Guru sebagai pemomong (among) harus mampu menuntun tumbuh perkembangan setiap individu.

Langkah awal yang harus dilakukan guru adalah membuat peta kebutuhan siswa antara lain: Kesiapan belajar siswa, minat dan gaya belajar.

Pemahaman guru terhadap kebutuhan siswa dalam belajar menjadi modal utama bagi guru untuk menetukan strategi dan rencana pembelajaran, dengan harapan proses pembelajaran akan sesuai dengan yang diharapkan oleh siswa sehingga pembelajaran akan berjalan dengan efektif dan sarat makna.

Bagimana cara guru memahami kesiapan belajar siswa? Sebelumnya kita perlu mamahami terlebih dahulu apa itu kesiapan belajar siswa. Kesiapan belajar siswa  dapat diartikan kemampuan dan kondisi siswa untuk belajara dan mengikuti proses pembelajaran secaea efektif. Hal ini mencakup aspek keterampilan akademik, kesiapan fisik, emosional, sosial dan kognitif.

Keterampilan akademik meliputi kemampuan membaca, menulis, berhitung. Kesiapan fisisk meliputi kondisi kesehatan siswa, Kesiapan emosional meliputi kemampuan siswa dalam mengelola stress dan motivasi.

Kesiapan sosial meliputi kemapuan siswa dalam berinteraksi dengan guru dan teman sekelas. Kesiapan kognitif meliputi kesiapan siswa dalam memahami dan mengingat materi pelajaran. 

Semua komponen akan memberikan kontibusi dalam kesuksesan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.  Tingkat kesiapan belajar siswa ada 3 level yaitu:

-1) Level belajar lanjutan yaitu kemampuan dan kesediaan siswa untuk mempelajari materi yang lebih kompleks dan lebih abstrak, serta menguasi keterampilan yang lebih tinggi dari materi dasar.

Kesiapan belajar lanjutan melibatkan  kemampuan siswa untuk memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan informasi secara lebih kompleks dan lebih tinggi.

-2) Level rata-rata yaitu kemampuan rata-rata siswa dalam memahami persyaratan belajar  pada satuan tingkat pendidikan tertentu. Kesiapan belajar dapat dilihat dari tes atau ujian akademik atau tes piskologis serta tes keterampilan.

-3) Level kurang siap  yaitu kondisi dimana siswa mengalami kesulitan dalam memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk belajar efektif.

Penyebab munculnya kondisi seperti ini dapat disebabkan oleh beberapa factor antara lain: Factor internal seperti kurangnya motivasi, kurangnya kemampuan kognitif atau fisik, kurang siap dalam mengikuti pembelajaran. Factor eksternal antara lain masalah keluarga, atau lingkungan yang kurang kondusif.

Pemahaman guru yang mendalam terhadap kesipaan belajar setiap siswa memberi harapan yang besar, guru dalam membimbing perkembangan setiap individu dengan tepat sesuai dengan kadar kesiapannya.

Langkah yang dapat dilakuan oleh guru untuk mengikur tingkat kesiapannya antara lain dengan melakukan tes kemampuan awal bagi siswa. Materi yang digunakan adalah materi dasar. Kegiatan ini dapat dilakukan pada awal semester atau sesuai dengan kebutuhan guru.

Guru juga dapat menggunakan tes piskologis dengan memberikan pertanyaan kepada siswa terkait perasaan, keinginan, harapan , cita-cita dan motivasi siswa dalam belajar.

(Fatkhan Anis, S.Pd adalah Guru Kelas IV SD Negeri Girigondo, Kecamatan Pituruh. Kabupaten Purworejo, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Email: anisfatkhan491@gmail.com)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita