Minggu, 14/01/2024, 01:23:27
Dampak Kurangnya Pemahaman Teknologi di Proses Pembelajaran Siswa
Oleh: Aditya Dwi Saputra
--None--

TEKNOLOGI yaitu suatu bagian informasi yang hidup di masyarakat. Masyarakat menggunakan computer dan telepon untuk berkomunikasi.

Masyarakat masih mengandalkan seperti keterampilan, berkomunikasi, kemampuan memecahkan masalah, berfikir mendalam, berfikir kreatif, dan bersikap positif. Tetapi di dunia yang kini beorietasi teknologi, kopentensi orang makin ditambah dan diperluas dengan cepat.

Teknologi sangatlah penting karena masa kini banyaknya pembelajaran yang menggunakannya seperti classroom, google meet, dan lainnya. Oleh sebab itu anak di ajarkan sejak usia dini, agar tidak ketinggalan dalam memahami teknologi sekarang.

Tidak hanya itu ketika bekerja juga memerlukan teknologi yang mana sekarang banyak pekerjaan yang berbasis online. Pekerjaan-pekerjaan baru di bidang tertentu yang muncul di era digital seperti ini, seperti content writer, seo specialist, dan lain sebagainya.

Pengangguran teknologi adalah salah satu contoh dampak perkembangan teknologi yang semakin pesat. Ya, salah satu contoh pengangguran teknologi adalah hilangnya pekerjaan seseorang akibat penggunaan mesin untuk menggantikan tenaga kerja otot.

Misalnya saja, sebelumnya dibutuhkan guru untuk memberikan pengajaran, karena semuanya dilakukan dengan cara tatap muka. Namun, teknologi hadir untuk membantu pekerjaan guru menjadi lebih efektif dan juga efisien.

Dengan bantuan teknologi tersebut, menjadikan pembelajaran lebih mudah dan tidak membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Hal ini menjadikan kebutuhan akan tenaga serta kemampuan guru menjadi menurun dan tidak banyak digunakan.

Kini berkembang teknologi Artificial Intelligence (AI) yang sangat canggih. AI bahkan digadang-gadang sebagai teknologi yang memiliki kemampuan kognitif menyaingi manusia.

Oleh karena itu, banyak pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh AI, salah satunya yaitu asisten virtual untuk dapat membantu mengatur jadwal pertemuan, hingga mencarikan informasi dengan cepat.

Bahkan, akhir-akhir ini banyak media menggunakan AI untuk membacakan berita yang biasanya dilakukan oleh manusia.  Karena itulah cara mengatasi pengangguran teknologi adalah sebagai berikut:

-Mengikuti Perkembangan Teknologi

Cara pertama untuk mengatasi pengangguran teknologi adalah mengikuti perkembangan yang terjadi.

Mengingat perkembangannya tidak bisa dihindari, maka masyarakat yang termasuk dalam usia produktif perlu mengikuti dan mempelajari perkembangan teknologi.

Dengan demikian, adaptasi akan lebih mudah dilakukan karena menguasai skill penggunaan teknologi.

-Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi

Agar tidak tergerus perkembangan teknologi, meningkatkan kreativitas dan inovasi penting untuk dilakukan.

Hal ini ditujukan agar kemampuan yang dimiliki bisa dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan saat ini.

Selain itu, meningkatkan kreativitas dan inovasi juga dapat membantu menciptakan ide baru agar bisa beradaptasi dengan teknologi.

-Mengadakan Pelatihan

Penggunaan teknologi tentu merupakan hal baru yang harus terus dipelajari untuk menunjang pekerjaan.

Sehubungan dengan hal tersebut, mengadakan pelatihan merupakan cara mengatasi pengangguran teknologi yang bisa dilakukan.

Dengan adanya pelatihan, pekerja dapat meningkatkan digital skill yang diperlukan oleh perusahaan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Demikian penjelasan mengenai pengangguran teknologi mulai dari definisi, penyebab, contoh, dan juga solusinya.

Jika disimpulkan, pengangguran teknologi adalah kondisi seseorang yang tidak memiliki pekerjaan karena telah digantikan oleh teknologi, seperti robot atau mesin. Untuk mengatasi ini, terdapat beberapa cara, mulai dari mengikuti perkembangan teknologi hingga pelatihan.

Agar kedepannya generasi bangsa kita dapat mengikuti perkembangan teknologi yang semakin maju dengan pesat. Maka harus diberikan pengajaran sejak dini. Ketika anak diberikan pengajaran sejak dini maka anak dapat berkembang dalam aspek mengetahui teknologi masa kini yang terus berkembang. Karena itulah anak bangsa harus di didik cara penggunaan teknologi masa kini. Namun, banyak guru yang belum bisa menerapkannya pada anak.

Kita tahu bahwa banyaknya guru senior yang melewati masa mudanya yang mana menyebabkan perlambatan penggunaan teknologi pada kegiatan pembelajaran. Penghambat itulah menjadikan anak kurang mengetahui penggunaan teknologi.

Penyebabnya masih banyak guru pada usia tua masih menggunakan metode lama dalam pembelajaran yang mana guru adalah sumber ilmu bagi peserta didik. Dan juga kurangnya pengunaan teknologi masa kini dalam pembelajaran dan hanya mengunakan teknik lama yang hanya menggunkan papan tulis serta lingkungan sekitar untuk pembelajaran. Padahal karena penyebab inilah anak didik tidak dapat mengetahui dan cara penggunaan teknologi masa kini.

Setiap anak  harus memulai sendiri terhadap  pengetahuan, pemahaman dan pembelajaran mereka dan tidak terlepas dari peran orang tua maupun oang dewasa yang disekelilingnya yang berfungsi sebagai guru atau fasilitator dan moderator sangat berpengaruh bagi anak.

Dalam pandangan diatas juga ditekankan bahwa perlu adanya keterlibatan orang dewasa, orang tua, dan keluarga yang melibatkan dalam proses pembelajaran seorang anak. Dalam hal ini tidak hanya guru yang berperan penting namun jorang tua serta orang yang ada di sekelilingnya.

Oleh Karen itu, pemerintah harus mengeluarkan kebijakan wajib belajar teknologi dari bangku SD/MI di kelas 4. Serta memberikan tunjangan pendidikan kepada sekolah yang belum memadai fasilitasnya agar proses ini berjalan dengan lancar.

Tidak hanya mengacu dalam bidang pembangunan, namun dalam bidang pendidikan yang mana sangat penting untuk kedepannya.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita