Sabtu, 23/12/2023, 10:30:03
Peran Guru Dalam Membangun Pendidikan Berkualitas
Oleh: Ayu Khojiyah
--None--

GURU sangat berperan penting dalam membangun pendidikan yang berkualitas. Guru berperan sebagai pendidik profesional yang mempunyai tugas utama untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada anak usia dini dengan pendidikan yang formal pada pendidikan dasar.

Dengan mendidik dan memberikan teladan positif, guru ikut membentuk karakter siswa, menjadikan mereka lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. Setiap guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi akademik, kompetensi sertifikat pendidik sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan pendidikan nasional, yaitu terselenggaranya pendidikan yang berkualitas bagi setiap warga negara.

Guru juga memiliki tanggung jawab dalam mengimplementasikan kurikulum dengan inovasi dan memanfaatkan teknologi pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Keberhasilan pendidikan berkualitas sangat tergantung pada dedikasi dan kompetensi guru dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing global.

Saat ini, banyak guru yang menyalahartikan sebagai pendidik untuk siswa. Guru berpikir bahwa mereka mengajar hanya untuk mentransfer ilmu mereka kepada siswa, tetapi pada kenyataannya tidak demikian. Guru justru menjadi salah satu contoh bagi siswa dalam semua hal yang dilakukannya, dan hal tersebut dapat membawa dampak kecil hingga besar terhadap siswa baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dikutip dari artikel milik Iin Fadzilah bahwa guru tidak hanya memberikan pelajaran materi di kelas, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik untuk dijadikan contoh oleh siswa. Kepribadian yang positif ini akan berdampak pada sikap dan perilaku siswa di sekolah. Guru juga harus memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan siswanya, tanpa memaksa, tetapi dengan cara yang menginspirasi siswa.

Dengan adanya guru yang berkualitas, pendidikan akan lebih terorganisir dan mutunya akan meningkat. Pada era modern ini, guru harus beradaptasi dengan siswa yang terpengaruh oleh kemajuan teknologi. Oleh karena itu, guru yang berkualitas perlu memanfaatkan teknologi dalam pengembangan cara mengajar mereka.

Pada saat ini, sering kali didapati keluhan-keluhan guru mengenai kemajuan teknologi yang justru menjadi suatu tantangan baginya dalam mengembangkan cara mengajar siswa. Tantangan terbesar yang dihadapi guru rata-rata berkaitan dengan IT. Kelemahan bidang IT ini dapat diatasi dengan cara mau belajar.

Saat ini banyak fasilitas yang ditawarkan baik dari pihak sekolah maupun pihak luar untuk membantu guru dalam meningkatkan kemampuan IT-nya. Sebagai contoh, sekolah menyelenggarakan workshop e-modul, e-rapor, penulisan soal online, pemanfaatan android dalam pembelajaran, pembuatan kuis interaktif, pembuatan video pembelajaran dan sebagainya.

Kreativitas pembelajaran pun menjadi tantangan tersendiri bagi guru. Pembelajaran yang komunikatif, menyenangkan, mengedepankan berpikir kritis, kerjasama adalah hal yang perlu ditanamkan dalam setiap kegiatan pembelajaran. Guru harus meng-upgrade kemampuannya. Dalam hal ini, tantangan utama ada dalam diri guru sendiri yaitu kemauan dan profesionalisme.

Kini guru telah diakui sebagai salah satu profesi. Sebagai sebuah profesi, maka ada tuntutan profesionalisme yang harus dipenuhi sehingga guru tidak boleh berhenti untuk terus mengembangkan diri.

Selain itu, sistem kurikulum saat ini juga menjadi salah satu tantangan lainnya bagi guru. Di mana kurikulum yang dihadapi guru saat ini melibatkan kompleksitas materi pembelajaran, kebutuhan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, dan tekanan waktu dalam menyelesaikan berbagai topik. Di sisi lain, pembaruan kurikulum dan implementasinya dapat menciptakan ketidakpastian dan memerlukan penyesuaian kontinu dari pihak guru.

Dengan ketidakpastian dalam pembaruan dan implementasi kurikulum, maka perlu adanya strategi yang harus dilakukan guru untuk menangani berbagai tantangan yang dihadapi serta untuk meningkatkan kualitas pendidikan, yaitu dengan mengubah pola pikir, melakukan gerakan sadar literasi, melakukan pelatihan atau gerakan guru, karyawan, dan peserta didik berbasis teknologi, dan melakukan inovasi pembelajaran serta memantik untuk menciptakan teknologi sederhana berbasis digital di sekolah.

Semua itu diperlukan komitmen semua pihak dan pembiasaan penerapan di kelas serta saling berkolaborasi. Pendidikan yang berkualitas dapat terwujud melalui komitmen serta upaya yang dilakukan secara terus-menerus.

Kehadiran seorang guru sangat menentukan keberhasilan program pendidikan di sekolah, karena peningkatan kualitas sekolah membutuhkan keberadaan guru yang professional.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita