Minggu, 22/01/2023, 07:07:01
Menumbuhkan Karakter Positif Melalui Cerita Anak Berbasis Kearifan Lokal
Oleh: Cahya Kartika Puspita Sari
--None--

DALAM dunia pendidikan, karakter sangat penting untuk membangun karakter bangsa lebih baik. Pembangunan karakter tidak hanya tugas sekolah ataupun pemerintah, peran keluarga dan peran masyarakat juga mendukung terciptanya generasi penerus yang cerdas dan berkarakter. Karakter itu sendiri merupakan salah satu tolak ukur manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Terdapat dua sifat karakter, yaitu karakter bawaan atau bentukan, sifat tersebut dapat melandasi pemikiran bahwa karakter dapat dibentuk salah satunya melalui pendidikan. Pendidikan sangat penting dalam merubah masa depan anak.

Dalam era digitalisasi sekarang ini, karakter anak bisa dibilang minim atau bahkan hilang karena kecanduan game online atau media sosial. Masalah ini yang harus diatasi orang tua agar karakter anak kembali terbentuk demi masa depan anak maupun bangsa dan negara. Salah satu cara dalam menumbuhkan karakter anak melalui pendidikan yaitu melalui cerita anak berbasis kearifan lokal.

Kearifan lokal adalah bagian suatu budaya masyarakat yang turun menurun tidak dapat dilepaskan dari bahasa masyarakat. Kearifan lokal dapat diwariskan secara turun-temurun dari suatu generasi ke generasi melalui cerita. Cerita anak sendiri memiliki berbagai jenis salah satunya foklor cerita rakyat yang menjelaskan terkait budaya, sejarah, bahasa turun temurun dan lain sebagainya.

Cerita anak yang menceritakan suatu legenda atau sejarah, juga merupakan suatu warisan yang sangat berharga untuk melestarikan suatu daerah. Melalui cerita anak, anak akan memahami karakter tokoh dan amanat yang terkandung.

Akan tetapi, di era digitalisasi sekarang ini anak-anak tidak lagi gemar membaca apalagi cerita-cerita tentang sejarah. Cerita anak sudah kalah menarik dari game dan aplikasi lainnya. Padahal dalam cerita anak berbasis kearifan lokal dapat menumbuhkan berbagai karakter positif dan melestarikan budaya yang ada secara turun temurun.

Melalui cerita anak dapat menumbuhkan berbagai nilai karakter yaitu religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, dan demokrasi. Nilai-nilai karakter tersebut sangat penting dalam kehidupan untuk menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan dan sesama makhluk hidup.

Pada era digitalisasi saat ini, gadget juga dapat dimanfaatkan untuk mencari sumber bacaan lebih luas tanpa membeli buku. Terdapat banyak aplikasi online ataupun gratis seperti perpustakaan online dan lain sebagainya. Dengan aplikasi ini dapat membaca berbagai buku sesuai yang di inginkan dan pastinya lebih mengirit biaya tidak harus membeli buku.

Peran orang tua tidak kalah penting dalam membangun karakter anak. Terutama perhatian orang tua terhadap anak harus lebih pintar dalam mengatur waktu dan membagi waktu untuk belajar, bermain, dan istirahat. Dalam membangun karakter, orang tua dapat menceritakan atau membuat cerita di sela-sela anak sedang bermain atau sedang santai. Sehingga, karakter anak akan terus terbangun dan terbentuk perlahan.

Dengan cara tersebut, karakter pada anak tidak akan hilang dan mengajarkan berbagai cara dalam memanfaatkan teknologi dengan baik. Untuk itu, karakter pada anak tidak akan hilang dan akan terus tumbuh sesuai berjalannya waktu.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita