Senin, 21/06/2021, 19:11:37
Sidang Berlanjut, Hakim Tolak Eksepi Penasehat Hukum Ketum GNPKRI
LAPORAN JOHARI

Terdakwa Basri Budi Utomo di Lapas Tegal, sidang secara virtual

PanturaNews (Tegal) – Sidang lanjutan perkara Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan terdakwa Ketua Umum Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia  (GNKP RI), Basri Budi Utomo, yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tegal, memasuki agenda putusan sela, Senin 21 Juni 2021.

Dalam putusannya, majelis hakim yang dipimpin Toetik Ernawati SH dengan hakim anggota Windy Ratna Sari dan Andi Juniman Konggoasa , tidak dapat menerima eksepsi (keberatan atas dakwaan) Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diajukan oleh penasehat hukum (PH) terdakwa Basri Budi Utomo.  Menerima dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Dengan ditolaknya eksepsi PH terdakwa, maka sidang akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda pembuktiaan, JPU diperintahkan untuk menghadirkan saksi-saksi.

“Mengadili, menyatakan keberatan dari penasehat hukum terdakwa Basri Budi Utomo tidak dapat diterima,” kata Toetik membacakan putusan sela.

Dalam kesempatan itu, penasihat hukum terdakwa mempertanyakan sejumlah hal yang menjadi permohonan yang diajukan pada sidang sebelumnya. Antara lain permohonan gelaran sidang secara offline yang dianggapnya cukup penting karena akan memasuki pembuktian perkara.

Kemudian permohonan kontrol kesehatan terkini terdakwa yang baru saja mendapat perawatan di rumah sakit untuk transfusi darah pada pekan lalu.

“Bagaimana sidang bisa dilanjutkan apabila terdakwa sakit. Maka kami mohon majelis agar mengabulkan izin kontrol,” kata salah satu penasihat hukum.

Hakim Toetik mengatakan, sejumlah permohonan penasihat hukum terdakwa masih dalam pertimbangan majelis. Salah satunya terkait sidang offline yang belum bisa dikabulkan karena kasus COVID-19 tengah melonjak.

“Karena kasus COVID masih tinggi, maka sementara daring dulu. Saya pribadi jujur tidak suka daring. Capek. Melihat situasi kondisi, mungkin nanti ketika COVID melandai,” ujar Toetik.

Sidang sendiri rencananya akan kembali digelar Senin pekan depan dengan pemeriksaan saksi-saksi.

Seperti diketahui, Basri Budi Utomo, Ketua GNPK RI didakwa Undang-undang ITE setelah dilaporkan Komandan Kodim Letkol Inf Sutan Pandapotan karena diduga mencemarkan nama baik setelah mengunggah sebuah postingan ke media sosial facebook


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita