Peserta kongres istimiwa Persab Brebes foto bersama Ketua Umum terpilih Heri Fitriansyah.(Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Heri Fitriansyah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persab Brebes, Jawa Tengah, periode 2017-2022 dalam agenda Kongres Istimewa Persab Brebes, di Gedung DPRD setempat, Minggu 12 Maret 2017.
Dengan demikian, terpilihnya politisi muda dari Partai Demokrat itu adalah yang kali kedua. Dimana, ia sebelumnya diberi amanat sebagai Ketua Umum Persab Brebes periode 2012-2017, menggantikan H. Dedy Yon Supriyono.
Melihat catatan selama perjalanannya menahkodai Persab Brebes selama lima tahun lalu, Heri Fitriansyah dinilai memiliki komitmen bagus dan penuh tanggung jawab dalam mengelola tim sepak bola kebanggaan masyarakat Kabupaten Brebes ini.
Terbukti, diawal menjabat sebagai Ketua Umum Persab Brebes pada 2012 lalu, ia bisa membawa Persab Brebes, untuk mengikuti ajang kompetisi Sepak bola Divisi III Nasional di Trenggalek Jatim.
Meski gagal meraih prestasi nasional di ajang kompetisi Sepak bola Divisi III Nasional 2012 zona Jawa-Bali itu, namun setidaknya menjadi salah satu wakil dari tim sepak bola Jateng adalah sebuah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Brebes.
Pada saat memasuki kepengurusannya di Persab Brebes tahun 2013 lalu. Ia juga dianggap berhasil membawa prestasi sepak bola di Jateng.
Dimana, tim Persab Brebes yang mewakili sebagai peserta sepak bola Kabupaten Brebes dalam ajang kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng, yakni lolos dan mewakili se-Karesidenan pekalongan dalam putaran Final Porprov Jateng di Banyumas.
Kemudian di tahun 2013, ia juga berhasil membawa Pasukan Laskar Jaka Poleng, julukan Persab Brebes, dari ajang kompetisi Divisi III Nasional zona regional, naik satu kasta ke Divisi II Nasional.
Bahkan, dalam ajang putaran kompetisi sepak bola Liga Indonesia Divisi III Nasional itu, Persab masuk nominasi sebagai tim yang menduduki peringkat sepuluh besar nasional diajang tersebut.
Kemudian memasuki kepengurusannya pada tahun 2014 lalu, Heri masih bisa membawa prestasi Persab Brebes di ajang Liaga Nusantara (saat ini Liga III) hingga menembus babak semi final (empat besar) zona regional Jateng.
Sementara di kepengurusannya tahun 2015, ia tidak bisa membawa Persab Brebes mengikuti ajang sepak bola yang pelaksanaannya biasa di gelar oleh PSSI Pusat. Itu lantaran, karena pada saat itu, PSSI Pusat tengah dibekukan oleh Pemerintah .
Hanya saja untuk meramaikan dan memberikan hiburan untuk pecinta sepak bola Kabupaten Brebes, di tahun tersebut, Persab Brebes mengikuti ajang sepak bola Liga Remaja yang digelar oleh Asosiasi Provinsi PSSI Jateng.
Pada tahun yang sama, Persab Brebes membentuk Pusat Latihan Daerah (Puslatda) Persab Brebes, disusul kemudian membentuk Pusat Sepak Bola Wanita (Puswa) Persab Brebes.
Sebagai pembinanya, ia menunjuk Khusnul Yaqien sebagai Pelatih Puslatda Persab Brebes dan Heri Yuliantoro sebagai pelatih Puswa Persab Brebes. Al hasil, setelah dibentuk dan tidak lama kemudian, Puslatda Persab Brebes, yang saat itu pemainnya merupakan hasil dari seleksi se-Kabupaten Brebes.
Dimana, beberapa diantaranya yang lolos seleksi, seperti Mario Nurcahyo dan Alip Fajar berhasil sebagai juara 1 League Soccer Tegal, yang diikuti sebanyak 24 peserta dari wilayah Kabupaten Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal.
Demikian pula dengan Puswa Persab Brebes, sebagai pembinanya, ia berhasil membawa tim sepak bola wanita Kabupaten Brebes meraih gelar juara tiga Piala Asosiasi Provinsi PSSI jateng tahun 2015.
Selepas ajang tersebut, ia pun sebelumnya telah memiliki tekad kuat dengan meminta usulan/permohonan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti SE, yang juga sebagai Ketua Asosiasi PSSI Kabupaten Brebes, yakni agar Stadion Karang Birahi Brebes (SKB), bisa direhab secara total.
Itu dikandung maksud agar satu-satunya stadion yang digunakan sebagai homa base Persab Brebes dalam pelatihan maupun pertandingan sepak bola, minimal bisa berstandar nasional.
Bahkan, seiring perjalanan hingga kepengurusannya di Persab Brebes memasuki tahun 2016, ia berhasil membawa prestasi tim berjuluk Laskar Jaka Poleng ini, sebagai Juara Piala Soeratin Nasional.
Sebuah prestasi luar biasa yang dicapai bagi Persab Brebes sepanjang sejarahnya. Apalagi tropy Piala Soeratin Nasional yang dicapainya itu, diarak keliling Kota Brebes oleh para pecinta dan pendukung Persab Brebes, khususnya Saber Mania bersama para punggawa Persab Brebes.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi pun, hadir ditengah-tengah sembari memberikan ucapan selamat langsung di suasana euforia dan tasyakuran Persab Brebes Juara Piala Soeratin 2016, yang digelar di Pendopo Bupati Brebes itu.
Pada tahun 2016 itu juga, usulan agar SKB di rehab secara total akhirnya berhasil direalisasikan. Meskipun pembangunanya di rehab secara bertahap dengan bantuan dari APBD Kabupaten Brebes 2016 sebesar Rp 1,5 milyar.
Meski begitu, di tahun 2017 Pemkab Brebes melalui Bupati Idza Priyanti kembali menggelontorkan bantuan anggaran renovasi SKB dengan nilai Rp 10 milyar.
Selain itu, dipenghunjung masa jabatannya sebagai Ketua Umum Persab Brebes, Mario Nurcahyo, Alip Fajar dan M. Munif Hidayat serta Egy Maulana Vikri, Rizky Aprilia Wibisono dari SKO Ragunan Jakarta, yang memperkuat Persab Brebes hingga meraih juara Piala Soeratin Nasional 2016, mendapat panggilan dari PSSI Pusat.
Yakni untuk mengikuti seleksi sebagai pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, dibawah asuhan pelatih Indra Sjafri. Tentunya, hal itu sebuah kebanggaan yang sangat berarti dan tidak akan terlupakan sejarah dalam sepak bola di Indonesia, khususnya Kabupaten Brebes. Dengan harapan, ada pemain lokal yang memiliki talenta sepak bola bagus itu, bisa masuk Timnas Indeonesia U-19.
Hingga akhirnya memasuki penghunjung akhir masa jabatannya sebagai Persab Brebes, tepatnya pada 5 Februari 2017 lalu, namun pelaksanaan Kongres Istimewa Persab Brebes atau Pemilihan Ketua Umum Persab Brebes periode 2017-2022, baru bisa digelar saat ini.
Tentunya, terpilihnya kembali Heri Fitriansyah secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persab Brebes, dinilai atas dasar pertimbangan dari catatan-catatan prestasi bagus yang diraihnya tersebut.
Selain itu, meskipun dalam Kongres Istimewa Persab ini dihadiri olah para pemegang hak suara dan para peserta, seperti dari Divisi Utama Brebes dan Liga Brebes Super, namun tidak ada kandidat lain yang berani maju.
Heri Fitriasnyah mengucapkan terimakasih atas kepercayaannya kepada seluruh peserta kongres Istimewa Persab Brebes yang hadir untuk menjabat kembali sebagai Ketua Umum Persab Brebes periode 2017-2022.
Dengan terpilihnya Heri sebagai Ketua Umum Persab Brebes yang kali kedua ini, pihaknya berharap adanya dukungan semua pihak agar cita-cita Persab Brebes bisa berlaga di Lga Profesional bisa terwujud.
"Langkah selanjutnya, saya bersama tim formatur akan menyusun pengurus yang lebih solid dan mau bekerja keras. Disisi lain, saya juga meminta kepada Persatuan Sepak bola (PS) atau klub yang ada di Kabupaten Brebes untuk rutin berlatih dan bisa mencetak pemain bertalenta. Tujuannya adalah agar kedepan, kami bisa memiliki tim yang penuh dengan putra lokal Brebes," harap Heri.
Kepada pengurus yang lama yang baik, lanjut Heri, pihaknya mempertahankannya, sedangkan pengurus yang tidak aktif terpaksa akan dicoret. "Kita akan menuntut dengan tegas, karena banyak pihak yang benar-benar siap menjadi pengurus Persab Brebes," ungkap Heri.
Pada kesempatan yang lain, imbuh Heri, pihaknya akan berusaha membawa nama klub Persab Brebes sejajar dengan klub-klub besar di Jateng.
"Pekerjaan Rumah (PR) terbesar kami kedepan adalah akan merangkul sponshorship bonafit yang siap bersama-sama membesarkan Persab Brebes. Untuk kami mohon doa restu dan dukungan dari seluruh pihak," paparnya.(