Ruas Jalan propinsi Bandungsari-Saalem, tepatnya di Dukuh Badodon, Desa Bandungsari longsor.(Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Ruas jalan propinsi Jawa Tengah antara Kecamatan Banjarharjo-Salem, Kabupaten Brebes, kembali longsor, Minggu 22 Januari 2017 petang. Longsor sebelumnya terjadi di ruas jalan propinsi perbatasan Jateng dan Jabar, berada di titik Dukuh Badodon, Desa Bandungsari, Kecamatan Banjarharjo.
Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam yang terjadi sekitar pukul 16:30 WIB tersebut. Namun, longsor yang terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut membuat arus lalu lintas nyaris putus, karena badan jalan yang tersisa saat ini hanya separoh.
"Kondisinya jalnnya sudah cukup parah mas. Kendaraan roda empat atau lebih yang melintasinya menuju Banjarharjo, terpaksa harus memutar balik menuju jalur alternatif lain, yakni menuju ruas jalan Bumiayu," ujar, Mas Buhe Tea, warga Desa Banjarharjo, di lokasi kejadian.
Sementara, kata dia, kendaraan roda empat atu lebih dari Banjarharjo menuju Salem, terpaksa juga harus memutar balik, mengingat kondisinya yang sangat membayakan keselamatan pengendara.
"Apalagi untuk kendaraan roda dua/sepeda motor, juga banyak yang tidak berani melintasinya, karena kondisinya yang sudah cukup memprihatinkan sekali," tutur dia.
Warga di desanya, lanjut dia, sangat berharap instansi atau pihak terkait segera melakukan penanganan yang cepat untuk mengatasi ruas jalan yang longsor itu.
Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistyawan melalui Kapolsek Banjarharjo AKP Kamal Hasan membenarkan adanya bencana alam longsor pada ruas jalan propinsi tersebut.
Menurutnya, ruas jalan propinsi yang longsor itu sepanjang 80 meter dengan lebar lebih dari 2 meter. Namun demikian, untuk memberi keamanan terhadap pengguna jalan di ruas tersebut, pihaknya telah memasang rambu-rambu peringatan.
"Jalan longsor sepanjang 80 meter. Titik longsor itu bekas longsoran yang terjadi sebulan lalu. Tapi, kami sudah memasang tanda peringatan untuk pengguna jalan,"paparnya.