Senin, 05/12/2016, 12:26:03
Panwas Gandeng Media Awasi Pilkada Brebes
-Laporan Zaenal Muttaqin

Kegiatan bimtek pengawasan partisipatif digelar Panwaslu Brebes (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggandeng media massa untuk mengawasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Brebes 2017. Media massa dianggap memiliki peran strategis untuk mengawasi Pilkada sehingga pelaksanaannya lebih berkualiatas dan demokratis.

"Melalui bimbingan teknis pengawasan partisipatif ini, para peserta yang terdiri dari insan pers dan jumalis warga akun memahami proses pengawasan pemilu yang dilakukan panwas," kata ketua Panwaskab Brebes, Kuntoro Tayubi, membuka Bimtek Pengawasan Partisipatif pada penyelengaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Brebes 2017 di Brebes, Senin 05 Desember 2016.

Diharapkan kedua elemen itu terlibat langsung mengawasi pemilu sehingga kualitas Pilkada serentak tahap kedua ini bisa berlangsung lebih baik. Bimtek Pengawasan Partisipatif pada Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Brebes 2017 tersebut salah satunya dilatarbelakangi minimnya kekuatan personil Panwas dalam pengawasan.

"Terutama di desa, karena pengawas pemilihan lapangan (PPL) yang semula berjumlah tiga sekarang hanya satu. Padahal mempunyai wewenang menangani pelanggaran ataupun sengketa," kata Kuntoro.

Dengan keterbatasan personil tersebut, PPL rentan intimidasi dari oknum kelompok pendukung pasangan calon. Satu sisi, mereka dituntut mampu meredam potensi kerawanan yang teriadi selama tahapan Pilkada 2017 berlangsung.

"Semua tim pemenangan Paslon harus memahami aturan, agar tidak melakukan pelanggaran pada semua tahapan pemilu," tambah Kuntoro.

Lebih lanjut menurut dia, kegiatan Bimtek Pengawasan Purtisipatif dilakukan untuk menjalin silaturahmi antara Panwaskab Brebes dan awak media. Menurutnya, para kuli tinta seringkali lebih cepat menemukan adanya ketidakberesan dalam penyelenggaraan Pemilu, dibanding pengawas.

"Meski Panwas mengedepankan upaya pencegahan pelanggaran, namun pada pemilihan bupati kali ini kami lebih tegas tidak hanya penanganan pelanggaran tapi langsung menindak," ungkap Kuntoro.

Sementara jumalis warga, kata dia, merupakan kelompok masyarakat dengan mobilitas tinggi yang aktif dalam menginformasikan peristiwa melalui media online. Para netizen ini diharapkan menjadi pengawas pemilu melalui karya jumalistiknya yang bisa menjadi viral positif di dunia maya.

Kepala Sekretariat Panwas Kabupaten Brebes, Sodikin mengatakan Bimtek diikuti 100 peserta yang terdiri dari 65 wartawan liputan Brebes dan 35 netizen jurnalism.

"Bimtek sehari ini diisi dua pemateri yakni Ketua Panwaskab dan Ketua KPUD," katanya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita