Senin, 31/10/2016, 04:09:43
Desember 2016, Proyek Fly Over Mulai Dikerjakan
-Laporan Zaenal Muttaqin

Gambar rencana pembangunan fly over di atas perlintasan KA Kretek, Kecamatan Paguyangan (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Pembangunan fly over atau jalan layang di jalan nasional ruas Tegal - Purwokerto, tepatnya di atas perlintasan Kereta Api (KA) Kretek Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rencananya mulai Desember 2016 mendatang.

Pembangunan fly over sepanjang 830 meter itu bertujuan mengatasi kemacetan lalu lintas di jalur tersebut. Targetnya Juli 2017 atau sebelum Lebaran 2017 sudah dapat dilewati kendaraan.

Hal itu diungkapkan oleh Asisten Lahan dan Humas Satker Bina Marga Wilayah I Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Helmi saat sosialisasi pembangunan fly over di Balai Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Senin 31 Oktober 2016.

"Desember minggu kedua sudah dimulai pembangunannya dan Juli atau Lebaran tahun 2017 sudah bisa dilewati," ujarnya.

Menurutnya, pembangunan fly over rencananya di bahu atau sisi jalan dan jalan lama akan tetap berfungsi, sehingga tidak akan mengganggu aktivitas perekonomian serta mobilitas warga. Pembangunan fly over akan membebaskan lahan di kedua sisi jalan seluas 8841 meter persegi.

"Fly over direncanakan di sisi jalan sepanjang 830 meter dengan kelandaian 7.573 persen," kata Helmi.

Dikatakan, pembangunan fly over perliuntasan Kretek masih tahap pemberkasan untuk pengajuan pengukuran lahan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN). Setelah pemberkasan akan dilakukan pengukuran dan selanjutnya pembayaran ganti rugi.

"Minggu kedua November 2016 mendatang baru akan dibicarakan masalah ganti rugi dengan warga yang lahannya terkena proyek," ungkap Helmi.

Pembangunan fly over merupakan program Kementerian PU dan Perumahan Rakyat untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas di jalur perlintasan pintu KA Kretek, terutama saat menjelang Lebaran. Fly over juga akan dibangun di Dermalang Kecamatan Ketanggungan, dan Kosambi serta Klonengan Prupuk yang keduanya ada di wilayah Kabupaten Tegal.

Pertemuan dengan warga di Balai Desa Taraban ini yang kedua kali. Pertemuan sebelumnya dilakukan untuk iventarisasi dan identifikasi.

Hadir pada sosialiasi tersebut, lebih dari 70 warga Desa Kretek yang terdampak fly over, perwakilan dari BRI Cabang Bumiayu dan dari Stasiun KA Kretek serta dari unsur Muspika Paguyangan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita