Minggu, 30/10/2016, 04:48:31
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Demo Ahok
-Laporan Takwo Heriyanto

Rakor Kapolres dengan tokoh elemen masyarakat menindaklanjuti perintah dari Polda Jateng di Aula Mapolres (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Adanya rencana aksi demo terhadap Basuki Tjahya Purnama Alias Ahok di Jakarta pada 4 November 2016 mendatang, jajaran Polres Brebes, Jawa Tengah (Jateng), meminta kepada semua elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi ikut melakukan aksi demo tersebut.

Hal itu ditegaskan oleh Kapolres Brebes, AKBP Lutfie Setiawan saat menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan beberapa tokoh elemen masyarakat di wilayah hukumnya, menindaklanjuti perintah dari Polda Jawa Tengah di Aula Mapolres setempat, Sabtu 29 Oktober 2016 kemarin.

"Mengenai adanya rencana aksi demo terhadap Ahok (calon Gubernur DKI Jakarta dari petahana), saya minta kepada seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Brebes untuk tidak terprovokasi ikut melakukan aksi demo itu," tegas Lutfie Setiawan.

Dalam rakor tersebut, dihadiri Dandim 0713 Brebes, Wakapolres, Kasat dan Kabag Jajaran Polres Brebes, seluruh pemilik dan manager SPBU dan seluruh manager perusahaan yang ada di Kabupaten Brebes.

Hadir pula, Organda Kabupaten Brebes, Ormas Kabupaten Brebes, seluruh Kapolsek jajaran Polres Brebes, dan Ketua  Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Brebes serta pihak-pihak terkait.

Menurut Kapolres, jika terdapat aksi demo Ahok yang akan dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Brebes, pihaknya mengimbau untuk segera melaporkannya demi terciptanya suasana yang aman, kondusif dan damai.

Selain rencana aksi demo Ahok, lanjut Kapolres, terdapat rencana aksi unjuk rasa kaum buruh pada 30-31 Oktober 2016 pimpinan Said Iqbal di Jakarta. Kemudian pada 1 Nopember 2016, juga terdapat rencana mogok kerja/stop operasi yang dilakukan oleh Pertamina Patraniaga Depo Plumpang Jakarta.

"Meskipun untuk wilayah Kabupaten Brebes sementara ini, tidak ada rencana unjuk rasa terkait dengan hal tersebut, diharapkan untuk bisa melaporkannya demi terciptanya suasana yang aman, kondusif dan damai," harapnya.

Dandim 0713 Brebes melalui Kasdim Mayor inf Ustadi menyampaikan bahwa TNI, khususnya di Kodim 0713 Brebes siap membackup kegiatan Polri dalam rangka menjaga keamanan.

"Kami dari TNI Kodim 0713 Brebes membackup kegiatan Polri dalam rangka menjaga keamanan," ucapnya.

Sementara, Ketua KSPSI Kabupaten Brebes, Albert Tambunan menjelaskan, pihaknya belum menerima surat edaran mengenai perintah untuk unjuk rasa atau aksi mogok nasional terkait dengan UMK.

Namun demikian, pihaknya meminta kepada pengusaha di Kabupaten Brebes agar dapat bekerjasama dengan KSPSI, sehingga setiap ada gejolak di karyawan dapat dengan cepat ditangani dan tidak sampai terjadi aksi unjuk rasa atau mogok kerja.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita