Sejumlah warga gotong royong melakukan penaganan darurat di jalan Desa Kaliloka yang longsor akibat hujan deras. (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Jalan penghubung antara Desa Kaliloka dengan Desa Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, jawa tengah longsor, Sabtu 17 September 2016. Menyusul hujan deras yang mengguyur semalaman hingga pagi hari.
Longsor terjadi di RT 03 RW 06 Desa Kaliloka sekira pukul 04.00 WIB. Jalan longsor sepanjang 50 meter, lebar tiga meter dengan ketinggian longsor 3,5 meter.
Kepala Desa Kaliloka, Nanang Khakim SH mengatakan, longsor yang mengakibatkan putusnya jalan terjadi saat hujan deras. Kerugian akibat longsor jalan dengan kontruksi rabat beton dan berlapis aspal itu diperkirakan sekitar Rp 100 juta.
"Tidak ada korban jiwa, tapi secara material kerugian sekitar Rp 100 juta," katanya.
Dikatakan, jalan yang longsor merupakan akses penghubung warga di desanya menuju Desa Benda. Jalan tersebut juga menjadi jalur alternatif yang menghubungkan antara Kecamatan Bumiayu dengan Kecamatan Sirampog.
"Jalan sementara ditutup total, karena tidak dapat dilintasi kendaraan,” ungkap Nanang.
Putusnya jalan tersebut juga menyulitkan bagi para siswa untuk menuju tempat belajar. Untuk berangkat dan pulang sekolah, siswa terpakasa memutar ke jalur lain yang jaraknya cukup jauh tiga kali lipat.
"Pelajar yang sekolah di luar harus memutar ke jalan lain kalau berangkat dan pulang sekolah," ucap Nanang.
Ditambahkan, pihaknya telah melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, untuk segera dilakukan penanganan darurat. Selain itu puluhan warga juga dikerahkan untuk gotong royong membuat jalan darurat tertuama bagi pejalan kaki.
"Sekitar 50 warga dikerahkan untuk membuat jalan darurat bagi pejalan kaki," tandasnya.