Panitia Pilkades Cilibur sedang menyortir dan melipat surat suara (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Pengiriman surat suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Cilibur, Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sempat tertukar dengan desa di kecamatan lainnya. Meski begitu, pelaksanaan Pilkades di desa tersebut optimis akan berjalan lancar.
"Saat pengiriman surat suara ada yang tertukar dengan desa lain. Jumlahnya sekitar empat ribuan," kata Ketua Panitia Pilkades Cilibur, Fatoni, Rabu 13 April 2016.
Menurutnya, surat suara yang dikirim oleh tim dari Kabupaten Brebes itu tertukar dengan surat suara dari Desa Rancawuluh, Kacamatan Bulakamba. Surat suara tersebut telah dikembalikan dan ditukar dengan surat suara Pilkades Cilibur.
"Setelah dicek ternyata tertukar dan langsung dikembalikan untuk ditukar dengan surat suara yang benar," ungkap Fatoni.
Dikatakan, surat suara yang akan digunakan untuk pemungutan suara Pilkades Cilibur pada Minggu 17 April 2016 mendatang itu, telah disortir dan dilipat yang dilakukan di Kantor Kecamatan Paguyangan, sekaligus sebagai tempat penyimpanan sampai digunakan pada hari pemungutan suara.
"Surat suara akan didistribusikan ke tempat pemungutan suara (TPS) Pilkades pada malam hari menjelang pelaksanaan," kata Fatoni.
Selain surat suara, perlengkapan logistik untuk Pilkades Cilibur telah siap, diantaranya surat undangan, banner panggung, plano rekap, tinta, amplop dan segel serta lainnya. Bilik suara telah disipakan sebanyak 24 bilik dan kotak suara disiapkan sebanyak delapan kotak sesuai dengan jumlah RW di Desa Cilibur.
"Surat undangan akan dibagikan pada pemilih mulai Jumat 15 April 2016, surat undangan ini diberikan langsung sesuai namanya, dan jika tidak ada penerimanya akan disimpan menunggu penerimanya," terang Fatoni.
Pilkades Cilibur diikuti oleh empat calon Kepala Desa yakni, nomor urut 1 Tohimin, nomor urut 2 Wamrokhim, nomor urut 3 M Andri Setiawan SKom dan nomor urut 4 Untung Tinggal Asmara. Keempat calon tersebut akan bersaing untuk meraih dukungan pada pemungutan suara Minggu mendatang dengan jumlah hak pilih sebanyak 8187 pemilih.
Rencananya pemungutan suara akan digelar di komplek Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum Dukuh Kumambang. Pemilihan lokasi tersebut karena pertimbangan netralitas, dan jauh dari kediaman keempat calon yang akan bersaing.
"Tempat pemungutan suara di MI Miftahul Ulum yang cukup netral karena jauh dari rumah para calon," tandas Fatoni.