Sabtu, 04/07/2020, 10:45:07
Keajaiban Sebuah Keberanian
Resensi Buku Oleh: Pedriwati

Judul Buku: King Bullying vs Queen Rescue. Penulis: Clara Amanda. Halaman: V – 330. Tahun Terbit: 2017. Penerbit: PT. Bukune Kreatif Cipta, Jakarta Selatan. ISBN: 978-602-220-191-5.

TIDAK gentar dan takut itu adalah wujud dari keberanian. Siapa orang yang tak ingin memiliki keberanian?

Seseorang haruslah memiliki keberanian dalam dirinya, karena dengan keberanian kita dapat mengubah dunia kita bahkan mengubah dunia orang lain. Berani mengambil resiko untuk menegakan kebenaran, berani mengubah keputusan dengan keberanian, dan berani menentang untuk kebaikan tergambar apik penulis ceritakan dalam ceritanya.

Buku ini, menceritakan kisah remaja dengan segudang permasalah mereka mulai dari masalah pembulian di sekolah, masalah keluarga, dan cinta, namun keberanianlah yang mengubah permasalahan mereka menjadi kisah yang indah. Tokoh utama dalam cerita adalah seorang gadis cantik bernama Ashley, gadis penderita hemofilia yang mendapat julukan queen rescue atau ratu penyelamat, keberanian adalah senjatanya.

Ashley akan menolong siapapun yang mendapat masalah, terlahir dengan kekurangan membuatnya takut menjadi kelemahan keluarga, karenanya dia menyembunyikan identitasnya dan lebih memilih menanggalkan kemewahan keluarganya dan hidup sederhana. Banyak rahasia di dalam hidupnya, namun rahasia itu semakin terkikis saat Ashley bertemu dia, king bullying atau raja pembuli bernama Thomas.

Thomas pemuda kaya, anak pemilik sekolah yang terkenal dengan sikap arogan, keras kepala, dan suka membuli anak di sekolahnya. Thomas memiliki empat sahabat dua diantaranya adalah si kembar yang tak lain adalah kakak kandung dari Ashley.

Pertemuan Ashley dan Thomas adalah awal kisah indah mereka di mana keberanianlah yang mengubah itu semua. Ashley menyelamatkan seorang anak laki-laki yang sedang dibuli oleh Thomas dan sahabatnya, Ashley yang melihat hal itu tentu menolongnya dengan keberanian yang ada pada dirinya. Keberanian Ashley awal keajaiban bagi dunia di sekitarnya.

Aku tersenyum miring “Gue hanya takut sama Tuhan. So, gue berani sama lo.” (halaman 7).

Melihat itu ego Thomas tersentil, ternyata ada orang yang berani dengan dirinya. Keberuntungan datang pada Thomas, Ashley ternyata menjadi siswi baru di sekolahnya, bulian demi bulian di lancarkan untuk Ashley meskipun sudah ada peringatan dari sahabatnya yakni kedua kakak Ashley, Thomas tak peduli meskipun dia bingung dengan sikap sahabatnya terhadap Ashley dia tetap melaksanakan itu, yakni rencananya untuk membuli Ashley, namun sayang kegagalanlah yang dia terima.

Cara lain Thomas pikirkan, mungkin dengan membuat Ashley jatuh cinta lalu memutuskannya adalah cara terbaik. Thomas melancarkan rencananya, namun ternyata sikap dan keberanian yang Ashley tampakkan membuatnya berbeda dan membuatnya jatuh cinta. Saat cinta bersemi, masalah datang menghampiri mulai dari ibu Thomas yang tak setuju hubungan Ashley dan Thomas karena menganggap Ashley miskin, terbongkarnya rencana Thomas, dan terbongkarnya rahasia Ashley.

Namun, semua masalah mereka hadapi dengan keberanian, Ashley keluar dari masalah karena dirinya mampu menghadapi kenyataan dan berani mengambil resiko demi kebaikan, sedangkan Thomas dia berani membela kebenaran diantara pilihan yang menyulitkan dan berani mengungkapkan kesalahan.

Keberanian adalah keajaiban, keberanian mengubah segalanya, mengubah dunia, dunia di sekitar Thomas dan juga Ashley di mana rahasia dan pembulian berdapingan dengan mereka, namun pada akhirnya mereka bahagia menjadi keluarga yang hebat.

Kehadiran buku ini, memberikan kita sebuah gambaran akan keberanian, ketegaran, dan ketulusan. Bahasa dan model pengemasan yang menarik dan kekinian menjadi salah satu dari keunggulannya. Selain itu, penulis buku menambahkan sebuah amanat diakhir bukunya, amanat yang dikemas dengan kata-kata yang apik dan menawan.

Ini bukan tentang hidupku tetapi tentang bagaimana hidup kujalani. Bukan hanya tentang diriku sendiri, tetapi tentang kehidupan sosial. Tentang keluargaku dan seseorang yang kusayangi. Seseorang akan mengerti kamu dengan baik jika kamu jujur dan menjadi dirimu sendiri. Merahasiakan sesuatu tidak selamanya menyenangkan (halaman 330).

(Pedriwati adalah Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. E-mail: mm0649494@gmail.com)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita