hukum »
Rabu, 13/05/2026 19:19:21 Wib
Oknum Ngaku Polisi dan Wartawan Intimidasi Keluarga Siswi SMK yang Dicabuli Kakak Ipar hingga Alami Depresi

PanturaNews (Brebes) - Keluarga E (16), seorang siswi SMK di Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengaku mendapat intimidasi dari sejumlah oknum yang mengaku sebagai aparat kepolisian hingga awak media/wartawan.

Intimidasi tersebut dilakukan agar keluarga korban mencabut laporan terhadap I (40), kakak ipar korban yang diduga melakukan pencabulan berkali-kali sejak akhir 2025.

M, perwakilan keluarga korban, mengungkapkan bahwa sedikitnya empat orang mendatangi kediaman orang tua korban pada Kamis (7/5) pekan lalu. 

Para oknum tersebut mencoba mengarahkan keluarga untuk menempuh jalur damai alih-alih melanjutkan proses hukum di kepolisian.

"Yang satu mengaku sebagai penyidik, yang satu mengaku media. Dua orang lagi mengaku pengacara dan kerabat pelaku," ujar M saat dikonfirmasi, Rabu (13/5).

Dalam pertemuan tersebut, oknum yang mengaku pengacara mencoba menghalangi keluarga dengan narasi biaya perkara yang mahal. Keluarga ditakut-takuti bahwa proses pemeriksaan psikologi korban akan memakan biaya jutaan rupiah.

"Dia bilang, 'Daripada uangnya habis buat polisi, mending uangnya buat mengobati anaknya'. Katanya kalau tes psikologi juga harus bayar sampai Rp3 juta," kata M menirukan ucapan oknum tersebut.

Selain menakut-nakuti, oknum tersebut juga menawarkan sejumlah uang sebagai bentuk kompensasi perdamaian. 

Namun, pihak keluarga secara tegas menolak tawaran itu dan memilih tetap memproses kasus melalui Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta kepolisian.

Di sisi lain, kondisi kesehatan mental korban berinisial E dilaporkan terus menurun. Berdasarkan keterangan saksi dan perangkat desa setempat, korban mengalami trauma mendalam hingga menunjukkan gejala depresi.

Perangkat desa Paguyangan, Murdianto, mengatakan, korban kerap menunjukkan gestur ketakutan yang luar biasa pasca-kejadian.

"Sejak kejadian itu korban mengalami trauma. Dia sering terlihat ketakutan sambil memegang kedua telinganya, tampak sangat ketakutan sekali," kata Murdianto.

Korban diduga telah mendapatkan kekerasan seksual sebanyak lima kali oleh kakak iparnya dalam kurun waktu delapan bulan terakhir. Kasus ini baru terungkap setelah korban memberanikan diri melapor kepada ibunya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Brebes, Eni Listiana, menambahkan, pihaknya telah menerima laporan terkait adanya intimidasi terhadap keluarga korban tersebut.

Eni menegaskan bahwa pihaknya kini tengah fokus memberikan pendampingan psikologis kepada korban sekaligus mengawal proses hukum di Polres Brebes agar berjalan transparan tanpa ada intervensi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hingga saat ini, terduga pelaku I telah diminta meninggalkan rumah keluarga korban untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sementara proses hukum terus bergulir di tahap penyidikan.

Berita Lainnya
Rabu, 13/05/2026 21:48:01 Wib
Jelang Ibadah Kenaikan Isa Almasih, Polres Tegal Kota Sterilisasi Gereja
Rabu, 13/05/2026 21:11:31 Wib
Surga Untukmu Nak... Momen Ibu Gantikan Almarhumah Putrinya Pakai Toga Wisuda di UIN Gus Dur Pekalongan
Rabu, 13/05/2026 20:49:11 Wib
Kasus Ortu Kritik Makan Gratis Berakhir Damai, Pihak Sekolah Minta Maaf
Rabu, 13/05/2026 19:19:21 Wib
Oknum Ngaku Polisi dan Wartawan Intimidasi Keluarga Siswi SMK yang Dicabuli Kakak Ipar hingga Alami Depresi
Rabu, 13/05/2026 17:22:11 Wib
Ibu Muda di Tegal Nekat Sembunyikan Jasad Bayi dalam Lemari, Polisi: Terancam Hukuman Berat
Rabu, 13/05/2026 17:09:22 Wib
Profil Kajari Brebes yang Baru: Muhammad Indra Muda Nasution Siap Dukung Pembangunan Daerah
Rabu, 13/05/2026 16:56:48 Wib
Terungkap Lewat Rekaman CCTV, Polisi Amankan Barang Bukti Jerigen Air Keras dari Pelaku Pembakaran Rumah
Rabu, 13/05/2026 15:41:08 Wib
Lolos Seleksi Kabupaten, Peringkat Pertama Paskibraka Brebes Siap Melaju ke Tingkat Provinsi
Rabu, 13/05/2026 15:26:57 Wib
Hasil Seleksi Paskibraka Brebes 2026: 18 Putra dan 18 Putri Dinyatakan Lolos
Rabu, 13/05/2026 09:20:12 Wib
Kasus Pengeroyokan Siswi SMP, Polisi Mulai Periksa Para Saksi
Selasa, 12/05/2026 22:51:38 Wib
Usai Aniaya Ibu Hingga Tewas, Diduga Alami Gangguan Jiwa, Anak Tidur di Samping Jasad
Selasa, 12/05/2026 22:41:01 Wib
KPK Periksa Dua Ajudan Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq
Selasa, 12/05/2026 22:32:20 Wib
Bupati Pemalang Minta Revitalisasi Stadion Jatidiri Comal Dipercepat
Selasa, 12/05/2026 22:21:24 Wib
Tuntut Kenaikan Tarif, Driver Online Tegal Geruduk DPRD Jelang Aksi Nasional
Selasa, 12/05/2026 22:10:18 Wib
Nasib 561 PPPK Brebes Terjawab, Masa Kerja Resmi Diperpanjang
Perhatian

Wartawan PanturaNews dilengkapi indentitas yang tertera pada box redaksi, jika terjadi pemungutan uang dalam peliputan berita. Hubungi Kantor Redaksi:Jl. Ayam No 29 Randugunting Kota Tegal atau E-mail:redaksi@panturanews.com atau HP:081575522283