Rabu, 10/03/2010, 21:13:00
Kamis Malam, Masjid Agung Brebes Diresmikan
TK-Takwo Heriyanto

Masjid Agung Brebes. (FT: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Masjid Agung Brebes setelah selesai direhab dengan menelan biaya sekitar Rp 7 milyar bantuan Pemkab Brebes dan swadaya masyarakat, diresmikan pada Kamis 11 Maret 2010 sekitar pukul 19.30 WIB.

Peresmian Masjid Agung yang jadi kebanggan masyarakat Brebes di atas tanah seluas 666 m2 ini, sekaligus mempringati Maulud Nabi Muhammad SAW dan akan dihadiri oleh salah satu Pengurus Besar NU, Prof. Dr. H. Said Aqil Siraj, MA.

Menurut pengurus Masjid Agung Brebes, KH. Aminudin Afif persemian Masjid Agung Brebes ini rencana diresmikan Bupati Brebes H. Indra Kusuma. Namun karena melihat kondisi yang tidak memungkinkan, peresmian diwakili oleh Wakil Bupati Brebes H. Agung Widyantoro, SH, MSi.

"Padahal sesuai rencana, Masjid Agung Brebes akan diresmikan Indra Kusuma. Bahkan sudah memesan prasasti yang akan ditandangani. Tapi karena kondisi yang tidak memnungkinkan, jadi peresmian akan diwakili oleh Agung Widyantoro," kata KH. Aminudin, Rabu 10 Maret 2010 sore.

Peresmian Masjid Agung yang akan dilakukan oleh Wakil Bupati itu, hanya sebatas pemotongan pita saja, tidak dengan penandatanganan prasasti. Sedangkan biaya untuk kegiatan peresmian sekaligus peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW, diperoleh dari bantuan Pemkab Brebes melalui PHBI.

Perlu diketahui, sejarah Masjid Agung Brebes ini berdiri pada waktu pemerintahan Sultan Pakubuwono VII (1830-1858) dengan memerintahkan Kasunan Surakarta, kemudian Bupati Brebes mengangkat seorang Khotib Anom (Mufti) bernama RM KH Sulaeman, dengan menganugrahi sebidang tanah lungguh di tepi Kali Pemali dekat Pendopo dan Alun-alun Brebes.

Tanah tersebut diwakafkan sebagian untuk dibangun masjid yang menjadi cikal bakal Masjid Agung Brebes, sementara sebagian yang lain dipergunakan sebagai tempat tinggal Khotib Anom dan keturunannya yang disebut sebagai Kampung Kauman.

Masjid Agung Brebes mengalami empat rehabitasi. Pertama pada tahun 1932 yang mana atas "hada-hadanipun" Bupati Brebes, Raden Tumenggung Sutirto Pringgohaditirto. Kemudian pada tahun 1979 mengalami rehabilitasi dengan penambahan bangunan bagian depan dan pembuatan menara yang berada disebelah utara masjid.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita