Selasa, 09/03/2010, 16:43:00
DPRD Brebes Sidak Proyek Galian C Bermasalah
TK-Takwo Heriyanto

Sebuah alat berat sedang mengeruk tanah di proyek galian C di alur Sungai Pemali Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. (FT: Takwo Heriyanti)

PanturaNews (Brebes) - Komisi II dan III DPRD Kabupaten Brebes bersama instansi terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek galian C di alur Sungai Pemali Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sidak yang dilakukan itu, menyusul aksi protes warga setempat yang menolak dioperasikannya penambangan galian C, karena menyebabkan akses jalan desa menjadi rusak parah.

Diketahui, proyek galian C yang dilakukan pihak pengembang belum memiliki ijin. Sehingga tidak heran jika warga setempat menuntut proyek galaian C tersebut ditutup. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Brebes, H. Sururul Fuad, Selasa 09 Maret 2010 siang.

Menurutnya, Pemkab Brebes harus berani mengambil tindakan tegas terhadap pihak pelaksana yang tidak memakai prosedur tepat. "Mestinya pemkab harus cepat dalam mengahadapi persoalan tersebut. Kalau memang dari pihak pelaksana dalam mengerjakan proyek galian C di alur Sungai Pemali belum memiliki ijin, harus segera ditutup dan pihak pelaksana diberi sanki administrasi yang tegas," kata Sururul Fuad.

Hal senada dikatakan Sekretaris Komisi III DPRD Brebes, Zaki Safrudin. Lokasi proyek galian C yang dikerjakan tidak memenuhi persyaratan teknis. Terlebih jika ijin untuk galain C itu sudah ada, tetap pihak pelaksana tidak boleh beroperasi. Karena itu, Pemkab Brebes melalui Kantor Lingkungan Hidup (KLH), Dinas Pengairan dan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harus segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.

Sidak diikuti sekitar 15 anggota komisi II dan III, Kepala KLH, Drs. Mayang Sri Herbimo dan Kabid ESDM, Akhman Haryanto. Dari pantauan dilapangan, nampak sebuah alat berat yang digunakan untuk melakukan penambangan urug tanah dan dua kendaraan truk yang sedang parkir di lokasi galian C.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga Desa Sidamulya Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, menggelar aksi demo menuntut galian C di Sungai Pemali dihentikan, Minggu 28 Pebruari 2010 siang. Pasalnya, akibat galian itu jalan desa menjadi rusak, karena sering dilalui truk yang melebihi tonase dan alat berat seperti excavator.

"Setiap hari ada 20 truk yang mengangkut tanah, melintasi di jalan desa kami. Makanya, kami bersama warga RT 02 RW 02 melakukan aksi protes, agar galain C itu dihentikan," ungkap Agus warga setempat.

Menurutnya, ia tidak tahu pengembang dari mana yang melakukan penggalian tanah  tersebut. Bahkan diduga pengembang tersebut tidak memiliki ijin. "Ini yang membuat warga kami protes,” imbuhnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita