Salah satu mayat bocah yang sempat hiang selama tiga hari diperiksa petugas (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Setelah sempat hilang selama tiga hari, dua siswa Kelas IV SD Negeri 04 Bumiayu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan. Dua bocah itu yakni M. Amta Rizky (10) dan Dani Najib (10), ditemukan sudah tak bernyawa di sungai aliran Sungai Pemali, Sabtu 02 Feburari 2013.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, kedua anak tersebut sebelumnya dikabarkan hilang sejak Rabu 30 Januari 2013 lalu. Sepulang sekolah keduanya diduga bermain di Sungai Deng yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Hingga sore keduanya tak pulang dan orang tuanya berusahan mencarinya, tapi tidak dapat ditemukan.
"Waktu itu anak saya berpamitan pergi ke Sekolah dan seperti biasa saya dan istri berangkat ke pasar berdagang. Rizky hingga sore belum juga pulang, kami mengira anak kami sedang sekolah Madrasa Diniyah. Namun sampai pukul lima sore Rizky belum juga kembali , membuat kami curiga serta was-was," kata Sulhan, orang tua Rizky.
Sungai Deng merupakan sungai kecil yang bermuara di sungai Keruh, diduga keduanya hanyut saat bermain di sungai yang pada hari itu terjadi hujan deras. Beberapa warga juga sempat mencari di sepanjang Sungai Keruh sampai muaranya di Sungai Pemali tapi tidak berhasil.
Pada Jumat malam 01 Februari 2013 baru ada kabar penemuan mayat bocah di Aliran Sungai Pemali tepatnya di Desa Prupuk, Kecamatan Margasari, Tegal. Setelah diteliti ternyata jasad Rizky. Pada Sabtu 02 Februari 2013 jasad Dani juga ditemukan tersengkut di pinggiran Sungai Pemali, tepatnya di Blok Pojok, Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkwung, Brebes. Setelah dibawa ke rumahnya kedua jenazah tersebut dimakamkan di pemakaman umum desa setempat pada Sabtu 02 Februari 2013 oleh keluarganya.
Kapolsek Bumiayu, AKP Sukoyo melalui Kanit Reskrim, Ipda Eko Sugeng P membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, dari penyeiidikan yang dilakukannya kedu bocah meninggal murini karena hanyut di sungai saat bermain.
"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, murni karena hanyut oleh arus sungai yang deras karena hujan lebat," katanya.