Senin, 28/01/2013, 06:40:04
Anggota Dewan Dituding Galang Massa Calon Kades
-Laporan Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Suasana menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) yang digelar serentak di 139 desa, di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), mulai memanas. Di Desa Limbangan, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, warga mengaku resah karena adanya dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD setempat, yang mendukung salah satu calon Kepala Desa (Kades). Lebih parah lagi, dalam menarik simpatik bagi calon yang didukungnya dengan menggumbar janji dana aspirasi.

"Ini yang memicu warga bergejolak. Sebab, dana aspirasi itu tidak ada kaitannya dengan pilkades, melainkan milik semua elemen masyarakat," ujar, H. Hadir (35), salah satu tokoh pemuda di Kecamatan Losari, Senin 28 Januari 2013.

Karena itu, dirinya mendesak agar dalam Pilkades ini, anggota DPRD untuk memilih netral. Artinya, tidak ikut langsung mencari masa untuk salah satu pasang calon kades. Sebab, hal itu akan menimbulkan kecemburuan dan rawan memicu konflik.

Tokoh Masyarakat Desa Limbangan, Kecamatan Losari lainnya, Sa'ali (56) mengatakan, lebih baik anggota DPRD untuk bersikap netral saja dalam penyelenggaraan pilkades. Sebab, anggota DPRD itu merupakan wakil rakyat, yang notabene milik rakyat, termasuk dana aspirasi yang disalurkan ke masyarakat.

"Jika akan mendukung, ya mendukung semua calon kades yang ada. Kalau terpaksa harus mendukung salah satu calon, lebih baik berdiam diri dan tidak turun menggalang massa," tegasnya.

Menyikapi hal tersebut, anggota DPRD Kabupaten Brebes Daerah Pemilihan (dapil) Kecamatan Losari, H Marsip Aksan, secara tegas membatah adanya anggota DPRD yang terlibat dukung mendukung calon kades, termasuk dirinya. Apalagi, dituding dana aspirasi dijadikan saranan untuk menggalang massa calon yang didukungnya.

"Tidak benar itu. Tidak ada anggota DPRD di daerah Losari yang dukung mendukung calon kades. Apalagi, memanfaatkan dana aspirasi untuk menggalang dukungan. Justru sebaliknya, dana aspirasi disalurkan merata ke semua elemen masyarakat," tandasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita