Menteri Pertanian RI, DR. Ir. H.Suswono
PanturaNews (Brebes) - Bertambahnya kasus angka kematian itik secara mendadak di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dalam sepekan terakhir membuat keprihatian bagi Menteri Pertanian RI, DR. Ir. H.Suswono, MMA saat melakukan kunjungan kerja bertemu anggota Kelompok Tani Adem Ayem di Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Sabtu 22 Desember 2012.
Pasalnya, dari jumlah kematian itik di sebagian wilayah Kabupaten Brebes, menambah angka kematian itik di tanah air mencapai 150 ribu ekor. Bahkan, kasus kematian itik serempak terjadi di 7 propinsi, yaitu Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogjakarta dan Sulawesi Barat.
"Atas banyaknya kasus kematian itik, kami akan melakukan penelitian," ungkap Suswono didampingi Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE.
Dijelaskannya, bahwa virus yang menyerang itik adalah temuan baru yang diperkirakan terjadi pada ayam dengan nama virus CLADE 2.1. "Bisa jadi virus CLADE. Pada itik ini berawal dari ayam atau semula adalah virus bawaan yang mewabah diluar dugaan," terangnya.
Sementara, Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti mengatakan bahwa masyarakat Kabupaten Brebes untuk tidak terlalu panik dengan banyaknya kasus kematian itik diwilayahnya.
"Namun jika ada temuan gejala kematian itik dengan gejala seperti terserang flu burung, langsung melaporkan minimal ke pemerintah desa setempat,” tandasnya.