Ilustrasi
PanturaNews (Tegal) - Jika sebelumnya diinformasikan bahwa Pelabuhan Niaga yang sedang dirintis pembangunannya oleh Pemkot Tegal, Jawa Tengah, terkendala oleh akses jalan, kini sudah dapat teratasi.
Mulai awal tahun 2013 mendatang, Pemkot Tegal akan menandantangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Tegal, terkait hak pakai lahan PT Pelindo untuk pembuatan akses jalan menuju Pelabuhan Niaga standard nasional. Hal itu disampaikan Walikota Tegal, H Ikmal Jaya SE Ak, Kamis 20 Desember 2012.
Menurut Ikmal, kebutuhan lahan untuk membuat akses jalan cukup luas. Dibutuhkan tanah dengan ukuran luas 22 meter x 1 kilo meter persegi. Tanah yang akan dibuat akses jalan berada pada kewenangan PT Pelindo.
“Akhirnya persoalan yang menjadi kendala sudah dapat kami atasi . Dengan kesediaan PT Pelindo, awal tahun 2013 kita sepakat menandatangani nota kesepemahaman terkait hak pakai lahan untuk digunakan sebagai akses jalan menuju Pelabuhan Niaga,” kata Ikmal.
Tidak hanya itu, Ikmal menegaskan pemerintah akan melakukan pembebasan tanah dengan memberikan ganti rugi. Bahkan untuk pembuatan akses jalan hingga pengaspalan menjadi tanggung jawab Pemerintah.
Terkait besaran ganti rugi dan pembuatan akses jalan Ikmal menyatakan masih dalam penghitungan Tim. Namun Ikmal memastikan dengan adanya akses jalan, pembangunan Pelabuhan Niaga akan cepat selesai. Walaupun pembangunan Pelabuhan ditargerkan selesai antara tahun 2014 dan 2015. Apalagi untuk membangun Pelabuhan Niaga skala nasional membutuhkan biaya hingga Rp 2 Triliun dari APBN.