DR. Dewi Aryani, M.Si
PanturaNews (Jakarta) - Berbagai cara dilakukan untuk menyuarakan tugasnya sebagai wakil rakyat. Selain lewat jalur formal dengan mengunjungi konstituenya pada masa reses, Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, DR. Dewi Aryani, M.Si ini, juga menyuarakan perjuanganya lewat musik.
Untuk itu, Doktor Adiministrasi Kebijakan Publik dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) ini, merilis dan meluncurkan album perdananya dengan tajuk “DeAr My Voice, Suara Legislator". DeAr adalah akronim dari Dewi Aryani. Pada album ini, DeAr bernyanyi bersama penyanyi Edo Kondolonggit.
“Albun ini kupersembahkan khusus untuk Darel anakku, semua generasi kini dan mendatang yang pro kepada Birokrasi Bersih dan Melayani, serta semua kalangan yang menginginkan Indonesia menjadi bangsa yang tangguh tanpa korupsi,” tutur Dewi kepada PanturaNews melalui telepon, Rabu 21 November 2012.
Menurut Dewi, melalui albumnya ini adalah cara untuk mengkampanyekan Reformasi Birokrasi dan Gerakan Antikorupsi. "Dengan sentuhan entertainer, semoga masyarakat lebih mudah mencerna pentingnya birokrasi bersih dan melayani," ujar
Anggota Komisi Energi DPR RI ini memang selain memiliki perhatian dengan sektor energi, ia juga concern pada isu reformasi birokrasi. Karenanya Dewi dinobatkan sebagai Duta Reformasi Birokrasi UI pada 2011. Dewi juga menjadi Ketua Ikatan Sarjana NU (ISNU).
Politisi yang vokal anak ini menambahkan, lantaran hobinya menyanyi dan menulis lirik lagu, tidak salah jika menuangkan ide dan gagasannya melalui lagu. "Jadi apa salahnya bersuara lewat musik, tidak hanya di sidang-sidang DPR saja," cetus lulusan doktor terbaik dan tercepat di FISIP UI pada Agustus lalu..
Album Dewi Aryani ini berisi lima lagu, tiga di antaranya ciptaan Dewi sendiri yaitu Langkahku, Persembahanku untuk Indonesia dan Ragumu Perihku. Selain lima lagu Dewi juga menghasilkan satu puisi dengan judul 'Perempuan Indonesia, Istimewa' yang dibacakan oleh Putri K Wardhani, CEO Mustika Ratu.