M Zaki Pratama diapit dua gurunya menunjukan piala atas keberhasilannya sebagai pelopor keselamatan tingkat Jateng 2012 (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Muhamad Zaki Pratama, siswa kelas XII jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), SMK Negeri 1 Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), berhasil meraih predikat Pelajar Pelopor Keselamatan Jateng 2012 di ajang kompetisi Safety Riding antar SMU/SMK se-Jateng 2012.
"Kami bersukur siswa kami bisa meraih predikat pelajar pelopor keselamatan tingkat Jateng," kata Kepala SMK Negeri 1 Tonjong, Drs Samsudin MPd kepada PanturaNews.Com, Selasa 18 September 2012 siang.
Ajang kompetisi yang digelar oleh Astra Honda Motor itu, dilaksanakan pada Sabtu 15 September 2012 di Semarang. Pada kompetisi itu, Zaki berhasil meraih nilai tertinggi dan mengungguli peserta lainnya.
"Ada 10 sekolah yang terpilih dan masuk kompetisi tingkat Jawa Tengah," kata Solahudin SPd, guru pembimbingnya.
Selain itu, SMK Negeri 1 Tonjong meski tergolong sekolah yang berada di daerah pinggiran, mampu meraih juara III High School Safety Riding Activity Competition 2012. Keberhasilan itu berkat penerapan konsep Safety Riding atau keselamatan berkendara yang diterapkan di sekolah ini.
"Kami sudah sekitar enam bulan menerapakan program Safety Riding di sekolah," ujar Solahudin.
Melalui program tersebut semua kendaraan milik siswa dan guru harus memenuhi standar keselamatan. Di dalam dan sekitar lingkungan sekolah juga dipasang rambu-rambu lalu lintas. Selain itu semua siswa juga diberi materi pelajaran tentang safety ridding.
"Sepeda motor siswa yang memenuhi standar keselamatan kami tempeli stiker safety riding. Sementara kalau ada yang tidak memenuhi standar keselamatan seperti sion tidak lengkap tidak diperkenankan dibawa masuk ke lingkungan sekolah," terang Solahudin.
Program dan juga aturan ini cukup tegas dengan tujuan untuk membudayakan mementingkan keselamatan bagi para siswanya. Budaya keselamatan itu penting, terlebih bagi siswa SMK yang setelah lulus biasanya akan langsung memasuki dunia kerja. "Kami menerapkan budaya keselamatan kerja ini sejak dini dan mulai dari sekolah," kata Wakil Kepala Bidang Humas dan Kersama Industri, Sanuri SPd.
Dari program itu hasil sudah bisa dirasakan, siswanya meraih prdikat pelopor keselamatan dan sekolah juga mendapat juara. Atas prestasi itu, Zaki sang pelopor keselamatan mendapat hadiah tour ke Pulau Bali selama empat hari bersama pembimbingnya. Dari pihak sekolah juga memberikan biasiswa setahun untuk Zaki dan uang sebesar Rp 1 juta, dan Rp 1,5 juta untuk pembimbingnya.