Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Pasca ditetapkannya dua pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Brebes oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, LSM Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) meminta kepada masyarakat yang mempunyai hak pilih, untuk menjadi pemilih yang cerdas pada Pemilukada Brebes yang akan digelar 07 Oktober 2012.
"Menjadi pemilih yang cerdas bukan berarti harus memilih orangnya yang cerdas, tapi bagimana melihat track record maupun visi misi dari sosok dua pasangan cabup dan cawabup itu. Apakah kedepan Kebupaten Brebes bisa menjadi lebih baik atau tidak pasca Pemilukada nanti," ujar Koordinator LSM Gebrak, Darwanto, kepada PanturaNews.com, Kamis 30 Agustus 2012.
Namun demikian, kata Darwanto, ada Pekerjaan Rumah (PR) yang lebih besar untuk dua pasangan cabup dan cawabup tersebut, yakni apakah nantinya bisa meminimalisir atau menyelesaikan berbagai persoalan di Kabupaten Brebes, yang selama ini masih ada program-program pembangunan yang terbengkalai.
"Kalau itu tidak dilakukan, maka selamanya pembangunan di Kabupaten Brebes untuk menuju yang lebih bak lagi tidak akan tercapai," ungkapnya.
Sementara itu, Pjs Ketua Umum Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB) Pusat, Syahid Al Hasan menambahkan, menghadapi perhelatan pesta demokrasi rakyat itu, organisasinya sebagai lembaga non politik menyatakan netral dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Brebes.
"KPMDB tidak akan mendukung salah satu pasangan cabup dan cawabup Brebes," tuturnya.
Namun, KPMDB akan mengawal jalannya pemilihan bupati 2012, sehingga terciptanya pemilihan bupati yang bersih. KPMDB juga akan melaporkan siapapun pasangan cabup dan cawabup yang kedapatan melakukan pelanggaran aturan pemilihan bupati Brebes dengan bukti yang ada.
"Selanjutnya adalah KPMDB akan berperan aktif dalam pemerangan money politic di pemilihan bupati dan wakil bupati Brebes," tandasnya.