Pegiat anti korupsi audien ke Kejati Jateng mendesak penanganan kasus korupsi (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Semarang) - Aktifis dua lembaga antikorupsi, Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Brebes, Komite Penyelidikan Pemberatasan Kosupsi Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah, mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng di Semarang, Kamis 19 Juli 2012 siang.
Pegiat antikorupsi dari Gebrak diwakili Darwanto selaku Koordinator Badan Pekerja dan Trio Pahlevi, Divisi Advokasi Publik. Sementara dari KP2KKN diwakili oleh Eko Haryanto (Divisi Pengawasan Penegak Hukum KP2KKN) dan Wendi Setyawan (Koordinator KP2KKN) Jateng.
Mereka ditemui oleh Aspidus Kejati Jawa Tengah (Jateng) yang baru, yaitu Wilhemus Wingitubun dan Asintel Kejati Jateng Heffinur, Kasidik Pidsus Sugeng Riyanta beserta para staffnya di lantai 5 ruang ekspose kasus.
Kedatangan mereka dalam rangka kembali menanyakan kasus-kasus dugaan korupsi yang belum jelas ada tindaklanjutnya, baik yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) di beberapa daerah, seperti di Kejari Brebes, Jepara, Cilacap, Wonogiri dan kabupaten lain, maupun kasus yang ditangani oleh Kejati Jateng sendiri yang hingga saat ini belum jelas penanganannya.
Dilaporkan Koordinator badan Pekerja Gebrak, Darwanto, salah satu kasus dugaan korupsi yang belum jelas ada tindaklanjutnya di Kejari Brebes, yakni kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Banjaratma, Kecamatan Bulakamba.
Diketahui bahwa Kejari Brebes beberapa waktu lalu telah memanggil 3 saksi dari pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes untuk dimintai keterangan, yaitu Edi Kusmartono, Sutejo, Ir. A Syatori. Sebelumnya hanya dua saksi yang dimintai keterangan, yakni Edi Kusmartono, dan Sutejo.
Lebih jauh dikatakan Darwanto, untuk kasus-kasus dugaan korupsi di Kabupaten Brebes, Kejati berjanji akan memberikan perhatian khusus yaitu melakukan upaya penanganan yang serius pada kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Banjaratma. Selain itu, beberapa kasus-kasus korupsi di Kabupaten Brebes yang mengendap di Kejari Brebes akan mendapat perhatian yang lebih dari Kejati.
“Dalam waktu dekat, Kejati juga berjanji akan turun langsung ke Brebes,“ tandasnya.