Kepala Devisi Bank BTN Syariah, Hulmansyah (kiri) berbincang dengan Pengawas Bank Indonesia, Setyo Hantoro (kanan) seusai peresmian kantor cabang Tegal (Foto: Gaharu)
PanturaNews (Tegal) - Tantangan dunia perbankan kedepan yang perlu dihadapi bersama, adalah bagaimana daya saing dunia perbankan bisa disejajarkan menjelang terbentuknya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Perbankan dituntut memiliki kemampuan bersaing, serta meningkatkan ketahanan secara individual.
Demikian dikatakan Kepala Kantor Bank Indonesia Tegal, Jawa Tengah, Yoni Depari yang disampaikan Pengawas Bank Indonesia, Setyo Hantoro, saat pembukaan Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah Kantor Cabang Tegal, Jumat 20 April 2012.
Menurut Setyo, peningkatan ketahanan secara individual antara lain dengan pemupukan modal untuk ekspansi aktiva dengan sehat. Dalam skala regional, daya saing perbankan Indonesia dari segi ekonomi, permodalan dan asset masih lebih rendah dibanding Negara lain.
“Dengan dibukanya Kantor Cabang BTN Syariah di Kota Tegal, bukan hanya menunjukkan adanya pertumbuhan perekonomian semata, tetapi juga semakin kuatnya kepercayaan perbankan terhadap kegiatan industri dan perdagangan di Tegal,” ujar Setyo.
Dijelaskan, tingginya laju pertumbuhan penyaluran kredit dibanding dengan pertumbuhan DPK pada posisi Februari 2012, mendorong peningkatan pada rasio Loan to Deposit Rasio (LDR) perbankan se Eks Karesidenan Pekalongan sebesar 111,37 persen. Sedangkan FDR bank syariah sebesar 157,08 persen.
Sementara sambutan Direktur Housing dan Comercial Banking PT Bank Tabungan Negara, Purwadi yang disampaikan Kepala Devisi Bank BTN Syariah, Hulmansyah mengatakan, pemilihan Kota Tegal sebagai outlet baru yang dikhususkan untuk layanan syariah, karena letak yang strategis dimana tumbuhnya UMKM dan dinamika bisnisnya tumbuh dengan pesat.
“Harapan kami dengan adanya BTN Syariah di Kota Tegal, dapat diterima dan memberi manfaat bagi perkembangan industri perbankan, khususnya industri perumahan dalam layanan transaksi perbankan syariah,” harap Hulmansyah.
Diinformasikan, sampai dengan Maret 2012 kinerja Bank BTN adalah asset Bank BTN telah tumbuh menjadi Rp 91,761 triliun. Adapun jaringan layanan Bank BTN untuk seluruh Indonesia adalah 65 jaringan kantor cabang, 218 kantor cabang pembantu dan 351 kantor kas.
Khusus untuk layanan syariah sampai dengan Maret 2012, terdapat 21 jaringan Kantor Cabang Syariah, 19 jaringan kantor pembantu syariah, dan 239 jaringan kantor layanan syariah. Sedangkan BTN Kantor Cabang Syariah Tegal, lahir sebagai kantor cabang syariah yang ke 22.