Iriando Dayo
PanturaNews (Trenggalek) - Merasa diperlakukan tidak adil oleh wasit dalam laga putaran kedua babak ketiga kompetisi Devisi III PSSI Nasional Liga Indonesia, yang mempertemukan Persab Brebes, Jawa Tengah, melawan Bajol Ijo Kota Surabaya di Stadion Menak Sopal, Trenggalek, Jawa Timur, Jumat 17 Maret 2012 siang, tim pelatih Persab Brebes akan mengajukan protes ke PSSI Pusat.
"Wasit memberikan kartu merah untuk kiper Persab, Aji Bayu Saputro saat menangkap bola dari pemain lawannya yang mencoba menerebos ke gawang Persab, namun salah satu pemain dari Bajol Ijo menyenggol kiper hingga jatuh sendiri di titik kotak penalti," kata Direktur teknis Persab Brebes, Iriando Dayo, saat dikonfirmasi PanturaNews, usai menyaksikan laga kompetisi yang berada di grup V itu.
Selain itu, kata Iriando, sepanjang pertandingan itu, wasit juga memberikan tendangan penalti yang kedua untuk Bajol Ijo. Ironisnya lagi, saat salah satu pemain Bajol Ijo memukul striker Persab, Rinco yang berada di garis pojok lawan. Namun oleh wasit justru dibiarkan saja tanpa memberikan pelanggaran sama sekali tehadap pemain Bajol Ijo itu.
“Padahal sudah jelas sekali, Rinco, jatuh akibat dipukul hingga mengalami cidera," ujar Iriando.
Pihaknya, menilai kalau wasit dan hakim garis yang memimpin laga kedua tim kesebelasan tersebut, sama sekali tidak professional.
"Karena itulah, saya akan melayangkan surat pengaduan atau protes kepada PSSI Pusat," tandasnya.
Laporan langsung wartawan PanturaNews, Takwo Heriyanto dari Trenggalek