Rabu, 07/03/2012, 07:59:32
Bakal Ditata, Pasar Ayam Semrawut dan Kumuh
JAY-Riyanto Jayeng

Habib Ali Zaenal Abidin saat meninjau ke pasar ayam yang dikeluhkan (Foto: Riyanto Jayeng)

PanturaNews (Tegal) - Kondisi pasar ayam Kota Tegal, Jawa Tengah, kumuh dan jorok. Pasar yang terletak di sebelah utara bangunan Pasar Pagi yang digunakan untuk aktifitas transaksi hewan unggas, penggilingan daging, tempat pemotongan ayam, selama ini terkesan dibiarkan semrawut dan tidak sehat.

Sebagian warga dilingkungan pasar ayam, mengaku sangat terganggu dengan kondisi pasar ayam yang demikian. Bahkan sejumlah pengunjung pasar pun mengaku enggan jika harus berlama-lama di dalam pasar ayam, karena suasananya dinilai tidak nyaman.

Menanggapi hal tersebut, Pemkot Tegal berencana melakukan penataan dan pembangunan sarana lain yang dibutuhkan, agar kondisi pasar ayam tidak lagi jorok dan semrawut serta para konsumen dan pedagang yang dating ke pasar ayam merasa nyaman. Hal itu disampaikan Wakil Walikota Tegal, H Habib Ali Zaenal Abidin SE di sela-sela tinjauan lapangan ke pasar ayam, Rabu 07 Maret 2012.

“Pemkot Tegal sudah merencanakan akan melakukan penataan pasar ayam. Kemungkinannya pada bulan Maret sampai Juni 2012 sudah dilakukan pembangunan fisik. Untuk itu, kami akan merelokasikan pedagang untuk sementara selama masa pembangunan pasar ayam,” kata Habib.

Menurut Habib, penataan pasar ayam yang akan dilakukan adalah meliputi penataan tata letak areal parker kendaraan, tata letak los penjual ayam, los pemotongan ayam, los penggilingan daging, dan sarana lain seperti kamar MCK. Selama masa Pembangunan dan penataan pasar ayam, pedagang akan direlokasikan ke area lahan parker kendaraan yang berada di sebelah utara pasar ayam.

”Nantinya kami akan buat los pemotongan ayam yang representative, maka bagi warga yang masih melakukan pemotongan ayam di kawasan pemukiman dan mengganggu kenyamanan warga, hendaknya segera berpindah aktifitasnya ke pemotongan ayam yang ada di pasar ayam,” ujarnya.

Sementara, dilokasi yang sama, staf Dinas Kelautan dan Pertanian (Dislatan) Kota Tegal, drh.Liza Akikah mengatakan, untuk pembangunan dan penataan pasar ayam, telah tersedia anggaran dari APBD provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 700 juta. Anggaran tersebut meliputi Rp 490 juta untuk pembangunan ruang pemotongan unggans dan Rp 240 juta untuk penataan tempat penjualan unggas.

Liza menyatakan, dalam penataan nanti seluruh jenis usaha yang ada di pasar ayam akan dikelompokkan sesuai dengan jenis usahanya. Selain menata, masalah saluran air dan akses jalan di pasar ayam juga akan diperbaiki. Sebab, pasar ayam juga akan dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) baik limbah cair maupun limbah padat.

“Nantinya, pasar ayam tidak hanya dibangun fisiknya saja, tapi juga akan dilengkapi dengan IPAL,” tegas Liza.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita