Minggu, 04/03/2012, 04:01:03
Pertamina Depot Tegal Jamin BBM di Pantura Aman
JAY-Riyanto Jayeng

Pertamina Depot Tegal Suplai dan Distribusi Region II

PanturaNews (Tegal) - PT Pertamina Depot Tegal Suplai dan Distribusi Region II, menjamin persediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan premium tak terpengaruh oleh anjloknya kereta Api (KA) di stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Sabtu 03 Maret 2012.

Berdasarkan catatan yang ada, saat ini terdapat persediaan BBM untuk empat hari ke depan. Hal itu disampaikan Kordinator Distribusi BBM PT Pertamina Depot Tegal, Jawa Tengah, Teguh, Minggu 04 Maret 2012.

“Masih ada 2 ribu kiloliter minyak terdiri dari solar dan premium. Ini cukup untuk empat hari ke depan,” kata Teguh.

Menurut Teguh, meski terjadi hambatan dalam satu kali pengiriman bahan bakar minyak dari Maos Cilacap ke depo pertamina Tegal, namun tak berpengaruh terhadap persediaan bahan bakar yang sengaja dilebihkan dalam setiap kali pengiriman. “Hanya terhambat satu kali pengiriman yang agak molor,” ujar Teguh menambahkan.

Dijelaskan Teguh, pengiriman bahan bakar ke depo Tegal setiap hari dilakukan selama dua kali, masing-masing pukul 11.00 WIB dan 16.00 WIB sampai di depo Pertamina Tegal. Teguh menjamin akan mengirim kembali bila ada kekurangan suplai yang dilakukan hari berikutnya setelah terhambat.

“Biasanya kami suplai pada hari berikutnya pada jam tambahan pemberangkatan,” katanya.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia Daerah Operaisoanl V Purwokerto, Surono, menyatakan KA Senja Utama Bisnis asal Yogyakarta tujuan Senen Jakarta, anjlok saat keluar dari stasiun Bumiayu Brebes pada pukul 22.20 WIB Sabtu malam lalu.

“Tepat anjlog pada satu roda rangkaian nomor tiga,” ujar Surono saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Minggu 04 Maret 2012.

Menurut Surono, kereta baru bisa melanjutkan perjalanan sekitar pukul 02.00 WIB Minggu 4 Maret dini hari dengan meninggalkan satu gerbong yang anjlok. “Petugas memberangkatkan enam dari 7 rangkaian sebelumnya, tetap mengangkut penumpang dalam rangkaian tiga yang anjlog,” ujar Surono menambahkan.

Anjloknya kereta ini menyebabkan lima perjalanan kereta lain terhambat hingga dua jam, sejumlah kereta tersebut kereta Kutojaya asal Kutoarjo tujuan Pasar Senen, kereta Sawongaling asal Kutoarjo tujuan Senen, kereta kedawung asal Lempuyangan Yogyakarta tujuan Pasar Senen serta kereta Taksaka asal Yogayakarta tujuan Gambir.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita