Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Sedikitnya 15 rumah warga di Dukuh Kubangbogo RT 01 RW 02 Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin 13 Februari 2012 siang ludes dilalap si jago merah. Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran ini mengakibatkan kerugian sampai ratusan juta rupiah.
Informasi yang berhasil diperoleh PanturaNews menyebutkan, kebakaran di dukuh yang cukup terpencil dan sulit dijangkau itu, api pertama kali muncul dari rumah milik Kasrun (45) yang dalam keadaan kosong. Penghuni rumah tersebut sedang berada di Rumah Sakit (RS) di Purwokerto, karena ada salah satu keluarganya yang tengah dirawat.
Saat kejadian situasi perdukuhan tengah sepi, karena kebanyakan warga tengah sibuk bekerja di ladangnya. Api menjalar sangat cepat, terlebih dengan kondisi bangunan rumah yang umumnya dengan kontruksi kayu, membuat kobaran api makin ganas.
"Rumah warga terbuat dari kontruksi kayu sehingga api cepat menjalar," kata kasi Tramtib Kecamatan Sirampog, Sahadi, yang meninjau ke lokasi kejadian.
Menurut Sahadi, dugaan sementara kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik di rumah Tasrun yang sedang ditinggal penghuninya. Api pertama kali muncul sekitar pukul 09.30 WIB dan bisa dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB. Warga yang ada saat itu berusaha memadamkannya dengan peralatan seadanya.
"Letak bangunan perumahan yang sangat dekat dan berhimpitan, sehingga meyulitkan upaya pemadaman," ujar Sahadi.
Dikatakan, dari 15 rumah yang terbakar umumnya terbuat dari kontruksi kayu dan hanya tiga yang tembok permanen. Diperkirakan kerugian materi akibat peristiwa kebakaran itu mencapai Rp 500 juta.
"Umumnya rumah kayu, yang permanen tembok tiga rumah, yaitu milik Solihin, Wahyudin dan Asikin," ucap Sahadi.
Sementara itu, 15 rumah yang ludes terbakar itu adalah milik Solihin (60), Suripto (55), Wamad (40), Jaenal (42), Wahyudin (40), Rasimah (35), Raso (60), Tahro (65), Kartem (40), Kasrun (45), Kursin (50), Asikin (45), Timah (55), Kamirin (53) dan Supri (30). 15 rumah tersebut dihuni 20 kepala keluarga atau 75 jiwa, yang kini terpaksa mengungsi di rumah-rumah tetangga dan keluarganya.
Kapolsek Sirampog, AKP Abdul Ghofir membenarkan peristiwa kebakaran tersebut, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.
"Sedang dilakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran," tandasnya.