Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Brebes, Cahrudin.
PanturaNews (Brebes) - Pencalonan H. Agung Widyantoro yang mendaftarkan diri sebagai G1 (bupati) di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Brebes 07 Oktober 2012, tujuannya hanya untuk mengecoh kader-kader PDI Perjuangan.
"Karena Agung adalah Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Brebes, jadi tidak mungkin lalu berharap akan mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan," kata Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Cahrudin.
Menurut dia, pencalonan Agung Widyantoro di PDI Perjuangan itu hanya untuk menciptakan imej saja. Ketika nanti dia tidak dapat rekomendasi, maka dia akan dianggap orang yang teraniaya dan terbuang, sehingga akan memunculkan belas kasihan dari para pemilih.
"Namun begitu, kami yakin bahwa kader PDI Perjuangan tetap cerdas, siapa yang betul-betul orang PDI Perjuangan dan siapa pula yang akan diusung PDI Perjuangan, serta siapa yang menghianatinya. Insya Allah, kader PDI Perjuangan di bawah sudah tahu. Karena itu, kami dari DPC berserta PAC, Ranting dan pengurus Anak Ranting akan terus menginformasikan keterkaitan peta politik ke kader yang paling bawah," terangnya.
Terkait dengan keinginan DPD Partai Golkar Brebes untuk menjalin koalisi dengan DPC PDI Perjuangan, menurut Cahrudin, hal itu sah-sah saja. Namun yang menjadi persoalan adalah, koalisinya tidak dibangun dan dilaksanakan dengan baik. Bahkan sampai detik ini, tidak ada komitmen bahwa DPC PDI Perjuangan berkoalisi dengan DPD Partai Golkar.
"Begitu juga dangan Hj. Idza Priyanti Amd, sekalipun DPC PDI Perjuangan sudah mengusung menjadi Wakil Bupati Brebes PAW, tapi tahu-tahu dia (Idza-Red) hanya mendaftarkan diri sebagai G2 (Wakil Bupati),” paparnya.
Sementara PDI Perjuangan sendiri, lanjutnya, tidak mentargetkan G2, secara otomatis Idza adalah bukan orang yang ditargetkan oleh PDI Perjuangan. Sehingga untuk masalah rekomendasi dari DPP, Idza tidak menjadi target, karena yang ditargetkan tentu saja adalah calon bupatinya.