Senin, 14/11/2011, 20:26:19
Belasan Pondok Pesantren Ikuti Kemah Kepanduan
ZM-Zaenal Muttaqin

Upacara pembukaan kemah kepanduan di Penggarutan Bumiayu (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Sebanyak 18 pondok pesantren ikut ambil bagian dalam kegiatan kemah kepanduan Pesantren (Pps) Pendidikan Dasar (Dikdas) se-Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang dibuka Senin 14 Nopember 2011 siang, di desa Penggarutan, Kecamatan Bumiayu.

Kemah kepanduan dibuka melalui upacara dengan inspektur pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Brebes bidang pelatihan, Makmun Wahyudi SPdI.

"Jumlah pesantren Dikdas se-Brebes ada 27, tapi yang ikut hanya 18 pesantren," ujar ketua panitian kegiatan, Muhamad Muzaki SPdI.

Menurutnya, gerakan kepanduan di Indonesia lahir dan bermula dari pesantren yang dipelopori oleh para kyai dan ulama pesantren. Kegiatan kemah tersebut untuk mengingatkan hal itu sekaligus menumbuhkan kembali semangat kepanduan di lingkungan pesantren. "Gerakan kepanduan itu mulanya dari pesantren, itu harus diingat dan lebih dihidupkan kembali," kata Muzaki.

Kemah kepanduan digelar selama dua hari dengan serangkaian kegiatan untuk peningkatan ketrampilan peserta dan juga bhakti sosial. Diantaranya, penanaman 1000 pohon maohoni di sisi kanan dan kiri Sungai Keruh. "Salah satu kegiatan utamanya penanaman phon mahoni di pinggir Sungai keruh," ucap Muzaki.

Dikatakan, pada upacara pembukaan mengundang beberapa pihak terkait dari lingkungan Pemkab dan Muspika, tetapi hanya beberapa saja yang hadir. "Kami undang mereka yang terkait tapi banyak yang tidak hadir," tutur Muzaki.

Meski begitu, tidak mengurangi semangat para peserta yang umumnya para santri dari pesantren. Para pertugas upacara bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Bahkan petugas pembaca pembukaan UUD 45, teks Pancasila dan Dasa Darma Pramuka, bisa dengan lancar melaksanakan tugasnya tanpa membaca teks. "Anak-anak dari lingkungan pesantren hafal semua tanpa perlu membaca teks tertulisnya," pungkas Muzaki.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita