Selasa, 19/07/2011, 06:09:00
Perbup Larangan Hidupkan Televisi-Radio Akan Diberlakukan
ZM-Zaenal Muttaqin

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Dalam meningkatkan kecerdasan anak dan mutu pendidikan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akan diberlakukan Peraturan Bupati (Perbup) larangan menghidupkan televisi dan radio pada jam belajar, yakni antara pukul 18.00 hingga pukul 20.00 WIB.

Perbup ini merupakan adopsi dari Peraturan Desa (Perdes) yang telah diberlakukan di Desa Karangjongkeng, dan dimaksudkan untuk membantu para orang tua agar bisa mengarahkan anak-anaknya untuk konsentrasi belajar.

"Kami memandang positif adanya Perdes itu, maka kami adopsi dan sudah dibuat Perbup yang dalam waktu dekat ini akan diumumkan dalam lembaran daerah serta akan segera disosialisasikan," kata Bupati Brebes, H Agung Widyantoro SH MSi saat memberikan sambutan dalam acara pembinaan 10 Program Pokok PKK di Balai Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Selasa 19 Juli 2011.

Perbup tersebut telah ditandatangani dan selanjutnya sesuai tahapannya akan di daftarkan dalam lembaran daerah, serta akan disosialiasasikan ke masyarakat. Dalam perbup tersebut juga telah diatur tentang sangsi bagi yang melanggarnya. "Sangsi terhadap pelanggaran tentu ada, terutama sangsi yang bersifat moral," ujar Agung.

Dikatakan, Perbup larangan menghidupkan televisi dan radio pada waktu jam belajar mandiri itu, dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas kecerdasan anak dalam rangka meningkatkan Indeks Prestasi Manusia (IPM) di Kabupaten Brebes. "Kami prihatin IPM kita masih rendah, karenanya melalui Perbup ini diharapkan ada peningkatan kecerdasan yang bisa mendongkrak peningkatan IPM," ucap Agung.

Acara pembinaan 10 Program Pokok PKK siang itu juga diselingin pembagian paket sembako untuk 1050 kantong untuk 14 desa yang ada di Kecamatan Tonjong. Pada kesmpatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan keuangan untuk siswa-siswi kurang mampu untu tingkat SD dan SMP yang dananya bersumber dari Gerakan Nasional Orang Tua Asuh atau GN OTA Kabupaten Brebes.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita