Kepala Dinas PSDA Provinsi Jawa Tengah, Parastyo Budie Yuwono bersama stafnya meninjau aliran Sungai Keruh (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Guide channel atau penuntun aliran air akan dibuat di Sungai Keruh, tepatnya di dekat Jembatan Sungai Keruh, Jalan Lingkar Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Tengah, Parastyo Budie Yuwono.
"Untuk menyelamatkan jembatan dan juga pemukiman warga perlu dibuat guide channel," katanya saat meninjau aliran sungai Keruh di dukuh Blere, Desa Adisana, Bumiayu, Senin 21 Februari 2011 siang.
Menurutnya, pembuatan guide channel merupakan langkah darurat yang harus segera dilakukan. Guide channel menggunakan alat berat dan menjadikan aliran sungai ke tengah akan dibuat sepanjang lebih dari 500 meter. Selain itu, delta sungai yang ada di dekat Bendung Laban sungai Keruh juga harus dihilangkan, sehingga aliran sungai tidak akan mengancam keselamatan pemukiman warga di Dukuh Blere.
"Kalau masih ada delta itu, penangananan apapun tidak akan berarti, aliran akan terus menghantam tebing di dekat pemukiman," ujar Prasetyo.
Guide channel bisa mulai dibuat paling cepat seminggu mendatang. Sebab, mesti dilakukan pengukuran dan pembuatan desain terlebih dahulu. "Besok mulai dilakukan pengukuran, setelah itu dibuat desainnya dan baru pekerjaan pembuatan gude channel dengan alat berat," tutur Prastyo.
Pekerjaan pembuatan guide channel diperkirakan membutuhkan waktu satu minggu, atau tergantung cuaca. Karenanya, pihaknya juga akan kordinasi dengan penjaga Bendung Kembang sungai Keruh yang ada di Desa Benda. "Jika terjadi hujan di daerah dulu yang menyebabkan arus deras alat berat harus diamankan agar tidak hanyut seperti yang pernah hanyut sebelumnya," terang Prasetyo.
Seperti diketahui, jembatan sungai Keruh di Jalan Lingkar Bumiayu mengalami longsor di bagian opritnya akibat terjangan arus deras. Kejadin tersebut sampai dua kali dan mengakibat Jalan Lingkar ditutup untuk kendaraan berat. Selain itu akibat arus deras sungai juga sebuah rumah milik warga di dukuh Blere, Desa Adisana, Bumiayu rusak dan tidak dapat ditempati lagi. Dilakukannya pembuatan guide channel sebagai langkah darurat dimaksudkan untuk penyelamatan jembatan dan pemukiman warga tersebut.