Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Wahini (15), bocah yang mengalami keterbelakangan mental, anak dari Wahyudin (40) warga Dukuh Babakan RT 03 RW 05 Desa Sindangwangi, Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Jumat 18 Februari 2011 sekitar pukul 05.00 WIB ditemukan tewas di Sungai Citandang. Tepatnya di Dukuh Cikamuning, Desa Pengarasan atau sekitar tujuh kilometer dari tempat tinggalnya.
Informasi yang diperoleh, Wahini sebelumnya sering pergi meninggalkan rumah. Sebelum ditemukan tewas, sore harinya juga pergi meninggalkan rumah. Keluarganya telah berupaya mencarinya, tapi tak ditemukan. Pagi harinya baru ada kabar penemuan bocah tewas di sungai yang ternyata Wahini.
Kepala Polsek Bantarkawung, AKP Krisnohadi membenarkan kejadian itu. Menurutnya, dari pemeriksaan yang dilakukan bersama petugas medis, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Diduga korban tewas akibat terjatuh di sungai dan membentur batu, kemudian hanyut. "Kepalanya ada luka bekas terbentur dengan batu," katanya.
Dikatakan, evakuasi korban yang mengalami keterbekangan mental itu dilakukan petugas dibantu warga, dan korban langsung dimakamkan keluarganya setelah diperiksa oleh petugas. "Korban langsung dimakamkan oleh keluarganya," kata Krisnohadi.