Ilustrasi baliho calon bupati. Inzet: Ketua LSM Gost Kabupaten Pekalongan, Solehan RA (Foto: SL Gaharu)
Panturanews (Kajen) - Pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) yang akan mengikuti Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Pekalongan 01 Mei 2011, dapat mempersiapkan mental untuk kalah dan menang.
Demikian pernyataan Ketua LSM Gost Kabupaten Pekalongan, Solehan RA, Rabu 09 Pebruari 2011. Menurutnya, kursi kekuasaan bupati dan wakil bupati hanya diperoleh oleh satu pasangan, alhasil empat pasangan calon lainnya ada diposisi kalah.
"Ini hanya seruan moral kepada calon pemimpin kita. Sebab kalau semua minta menang tidak mungkin, karena hanya satu pasangan yang akan menjadi pemenangnya. Jadi empat pasangan harus siap untuk menerima kekalahan," tuturnya.
Dikatakan Solehan, jika setiap pasangan mempersiapkan diri untuk kalah, maka yang kalah akan mendukung dan membantu pemenangnya dalam membangun Kabupaten Pekalongan kedepan. Sebaliknya, selama lima tahun ke depan akan merecoki pemenang yang dianggap rival kemudian akan terus berusaha menjatuhkan. Jika itu yang terjadi, maka selama lima tahun itu pula pembangunan akan terganggu dan pada akhirnya akan merugikan semua pihak.
"Begitu juga dengan pemenangnya, jangan menganggap peserta yang kalah sebagai musuh, sehingga hak-haknya sebagai warga negara dikebiri. Hal ini tentunya tidak etis, kita bisa lihat contoh ketika Obama dan Helary Clinton bersaing. Ketika Obama yang menang, dia menjadikan Helary Clinton sebagai Menlu AS. Ini kan sebuah contoh yang dapat ditiru," papar Solehan.
Solehan menilai para kandidat calon di Kabupaten Pekalongan cukup semangat dalam mensukseskan Pemilukada, terbukti mereka turut berpartisipasi pada pesta demokrasi di Kota Santri ini dengan mendaftarkan diri sebagai peserta. Bahkan dua diantara mereka berasal dari pasangan perseorangan, yang notabenya cukup berat untuk melengkapi persyaratan di KPUD karena harus mengumpulkan pendukung KTP 30.000 lebih.
"Kami salut kepada mereka, tapi jangan sampai lupa dalam pemilukada ada yang menang dan ada pula yang kalah. Yang menang tetap merespon baik terhadap yang kalah, yang kalah legowo dan mendukung terhadap yang menang," himbaunya.