PanturaNews (Brebes) — Rasa bahagia kini menyelimuti warga Desa Jagalempeni dan sekitarnya di Kabupaten Brebes.
Jalan poros penghubung Jagalempeni-Siwungkuk yang bertahun-tahun dikeluhkan akibat rusak parah dan berlubang, kini berubah total menjadi jalur beton dan hotmix yang mulus.
Tak sekadar memperlancar akses transportasi, rampungnya proyek jalan senilai Rp2,6 miliar tersebut terbukti langsung mendongkrak perekonomian masyarakat setempat secara instan.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma bersama Wakil Bupati Wurja meninjau langsung hasil perbaikan jalan sepanjang lebih dari dua kilometer tersebut pada Jumat (14/8/2026).
Kedatangan rombongan disambut riuh antusiasme warga yang telah lama mengimpikan akses jalan yang layak.
"Alhamdulillah, cornya sangat bagus, kuat, dan juga dilapisi lagi dengan hotmix. Semoga ini semuanya memperlancar perekonomian masyarakat Desa Jagalempeni dan sekitarnya," ujar Bupati Paramitha di lokasi pengerjaan.
Ekonomi Lokal Bergerak Cepat
Dampak positif perbaikan infrastruktur ini langsung dirasakan oleh para pelaku usaha kecil. Jalur yang kini halus dan nyaman dilalui mendadak ramai diserbu warga, terutama pada sore hari. Fenomena ini dimanfaatkan para pedagang kaki lima untuk membuka lapak dagangan di sepanjang tepian jalan.
Abdul Rozak, seorang pedagang bakso asal Desa Glonggong, mengaku omzet penjualannya meningkat drastis usai jalan tersebut selesai diperbaiki. Dulu ia harus berkeliling jauh mencari pembeli, kini ia cukup mangkal di pinggir jalan baru dekat lapangan sepak bola Jagalempeni.
"Awalnya jualan pendapatannya kurang, tapi beberapa hari terakhir lumayan ramai karena banyak warga dan muda-mudi yang nongkrong menikmati senja. Mudah-mudahan jalan ini tersambung terus sampai desa kami," tutur Rozak dengan senyum sumringah.
Permudah Akses Hasil Pertanian
Manfaat serupa juga dirasakan sektor pertanian. Sakuri (47), seorang petani asal Desa Tegalgandu, mengungkapkan bahwa jalan mulus ini memangkas waktu dan beban kerja petani saat mengangkut hasil panen dari sawah ke pasar.
"Dulu jalan susah dilalui dan bikin kendaraan cepat rusak. Sekarang sudah rapi dan halus, sangat memudahkan kami berpergian maupun membawa hasil pertanian," ungkap Sakuri.
Imbauan Jaga Tonase Kendaraan
Meski pembangunan telah rampung 100 persen dengan kombinasi konstruksi beton sepanjang 526 meter dan lapisan aspal AC-WC sepanjang 848 meter, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk bersama-sama merawat aset publik tersebut.
Bupati Paramitha menekankan pentingnya kesadaran para pengguna jalan, terutama pengangkut hasil bumi, agar tidak membawa muatan yang melebihi kapasitas (overtonase).
"Muatan-muatan pertanian yang terlalu berat mohon diimbau. Pemerintah jangan sampai bolak-balik terus memperbaiki, jadi masyarakat juga harus ikut menjaga agar jalannya awet," tegasnya.
Perbaikan jalan Jagalempeni-Siwungkuk dan Jagalempeni-Tegalgandu ini menjadi bukti komitmen Pemkab Brebes dalam merespons keluhan warga dan menuntaskan pembenahan infrastruktur secara bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.