PanturaNews (Brebes) — Pemerintah Kabupaten Brebes memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya aksi bakti sosial terpadu dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM).
Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten Brebes ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi penanganan masalah sosial di Jawa Tengah.
Acara yang mempertemukan jajaran pengurus IPSM Kabupaten se-Jawa Tengah ini dihadiri langsung oleh Staf Khusus Kementerian Sosial RI Abdul Malik Aramain, Wakil Bupati Brebes Wurja, jajaran Forkopimda Kabupaten Brebes, perwakilan Dinas Sosial, serta ratusan warga penerima manfaat.
Wakil Bupati Brebes, Wurja, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah menyambut baik inisiatif nyata yang dimotori oleh IPSM.
Pihaknya berharap kolaborasi antara para pekerja sosial dan jajaran pemerintahan dapat terus ditingkatkan guna mempercepat program pengentasan kemiskinan serta pemenuhan hak-hak sosial masyarakat secara komprehensif.
"Pemerintah Kabupaten Brebes memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif ini. Kami berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam mendukung percepatan penanganan kemiskinan di daerah," ujar Wakil Bupati Wurja, Minggu (19/7/2026).
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, IPSM menyalurkan berbagai bantuan non-tunai yang bersumber dari gotong royong para kader sosial.
Total bantuan yang diserahkan meliputi 950 paket sembako untuk keluarga prasejahtera dan lansia, 8 unit kursi roda dan alat bantu dengar untuk warga difabel, 500 mushaf Al-Qur'an, serta santunan dana motivasi dan perlengkapan sekolah bagi anak yatim. Selain itu, disediakan pula layanan pemeriksaan kesehatan dasar gratis bagi masyarakat umum.
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, melalui sambutan virtualnya menegaskan bahwa selama lebih dari setengah abad, IPSM telah membuktikan perannya sebagai mitra strategis dan jembatan program-program sosial milik pemerintah agar tepat sasaran.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Staf Khusus Mensos RI, Abdul Malik Aramain. Ia menilai dedikasi para kader IPSM yang bergerak tanpa pamrih di akar rumput patut mendapatkan perhatian lebih dari negara.
Menanggapi hal tersebut, pihak kementerian tengah mengkaji usulan fasilitasi sertifikasi status kompetensi bagi para pekerja sosial masyarakat.
Ketua Panitia Penyelenggara, Slamet Winoto, bersama Ketua IPSM Jawa Tengah, Dr. Edi Wahono, mengatakan komitmennya untuk terus mengawal kesejahteraan sosial lewat slogan "Bekerja, Bergerak, dan Berdampak".
"Terima kasih atas dukungan penuh dari jajaran Pemkab Brebes sehingga gelaran tingkat provinsi ini dapat berjalan dengan sukses dan kondusif," kata Slamet.