Rabu, 17/06/2026, 16:04:14
CARE-PATH Tingkatkan Career Awareness Mahasiswa PPKU Melalui Optimalisasi Layanan Konsultasi Karier CDA IPB
OLEH: SATRIA AZIZ NUR MUHAMMAD SHIDIQ
.

MASIH rendahnya pemanfaatan layanan konsultasi karier di kalangan mahasiswa tahun pertama, menjadi perhatian tersendiri bagi Career Development and Assessment (CDA) Institut Pertanian Bogor (IPB) University.

Padahal, layanan tersebut dapat membantu mahasiswa mengenali potensi diri, mengeksplorasi pilihan karier, serta merencanakan pengembangan diri sejak awal masa perkuliahan.

Berangkat dari kondisi tersebut, Satria Aziz Nur Muhammad Shidiq, mahasiswa Program Studi Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekologi Manusia (FISEMA) IPB University, menginisiasi program CARE-PATH sebagai bagian dari kegiatan Capstone di CDA IPB University. Program ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Ir. Istiqlaliyah Muflikhati, M.Si. dan supervisor lapang Andi Mustafa dari CDA IPB.

CARE-PATH merupakan program yang bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan layanan konsultasi karier sebagai upaya meningkatkan career awareness mahasiswa Program Pendidikan Kompetensi Umum (PPKU) IPB University. Program ini dikembangkan berdasarkan temuan awal yang menunjukkan masih adanya kesenjangan antara ketersediaan layanan konsultasi karier dengan tingkat pemanfaatannya oleh mahasiswa.

Sebagai langkah awal, CARE-PATH melaksanakan survei kepada 205 mahasiswa PPKU yang berasal dari 12 fakultas dan sekolah di IPB University. Hasil survei menunjukkan bahwa meskipun 62,9% responden telah mengenal CDA IPB, sebanyak 92,2% mahasiswa belum pernah mengikuti konsultasi karier. Selain itu, hambatan utama yang ditemukan adalah mahasiswa belum mengetahui cara mengakses layanan konsultasi karier (45,5%) dan belum mengetahui keberadaan layanan tersebut (42,3%).

“Hasil survei menunjukkan bahwa mahasiswa sebenarnya memiliki kebutuhan dan ketertarikan yang tinggi terhadap layanan konsultasi karier. Namun, banyak yang belum mengetahui bahwa layanan tersebut tersedia dan dapat diakses melalui CDA IPB. Karena itu, CARE-PATH hadir untuk menjembatani kesenjangan informasi tersebut sekaligus mendorong mahasiswa agar lebih siap merencanakan kariernya sejak dini,” ujar Aziz.

Untuk meningkatkan eksposur mahasiswa terhadap layanan konsultasi karier, CARE-PATH mengembangkan berbagai bentuk intervensi edukatif dan kampanye informasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyebaran poster digital, broadcast message kepada mahasiswa PPKU, blast email, open booth di Gedung CCR, sosialisasi class to class, serta pengembangan video edukasi mengenai layanan konsultasi karier CDA IPB dalam format Instagram Reels.

Melalui kampanye yang dilaksanakan, informasi mengenai layanan konsultasi karier berhasil menjangkau sekitar 3.500 mahasiswa PPKU di 35 kelas. Program ini juga berhasil mendorong lima mahasiswa untuk mengikuti sesi konsultasi karier di CDA IPB University.

Salah satu peserta konsultasi karier, Laili, mengaku memperoleh banyak wawasan baru setelah mengikuti sesi konsultasi. “Setelah sesi ini, gambaran mengenai arah pengembangan diri dan karier saya menjadi lebih jelas. Banyak pertanyaan dan rasa penasaran yang selama ini saya miliki akhirnya terjawab melalui konsultasi ini,” ujarnya.

Selain kampanye dan edukasi, CARE-PATH menghasilkan Modul Panduan Career Awareness untuk Mahasiswa IPB University sebagai luaran program yang bersifat berkelanjutan. Modul tersebut memuat materi pengenalan potensi diri, eksplorasi jalur karier, perencanaan pengembangan diri, serta panduan memanfaatkan layanan pengembangan karier yang tersedia di CDA IPB.

Melalui CARE-PATH, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang mulai membangun kesadaran karier sejak tahun pertama perkuliahan dan memanfaatkan layanan konsultasi karier sebagai sarana pengembangan diri. Program ini juga diharapkan dapat mendukung upaya CDA IPB dalam mempersiapkan mahasiswa yang lebih siap menghadapi dunia kerja dan berbagai pilihan karier di masa depan.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita