Jumat, 24/04/2026, 15:32:45
Bupati Brebes dan Wamensesneg 'Urun Rembug' di Jakarta: Satukan Visi Brebes Beres
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

PanturaNews (Jakarta) – Auditorium Pusdiklat BPK RI Jakarta Selatan menjadi saksi pertemuan strategis antara pembuat kebijakan di level pusat, daerah, dan tokoh masyarakat perantau. 

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, duduk bersama Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, dalam diskusi panel Majlis Silaturahmi Warga Brebes (MASIGAB), Minggu (19/4/2026).

Pertemuan bertajuk "Urun Rembug Brebes Beres untuk Indonesia yang Lebih Baik" ini bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan forum serius untuk membahas transformasi besar Kabupaten Brebes melalui visi "Brebes Beres".

Dalam paparannya, Bupati Paramitha menegaskan bahwa membangun Brebes tidak cukup hanya dengan mengandalkan APBD. 

Ia membawa misi besar melalui tiga pilar Brebes Beres:

Beres Birokrasinya: Pelayanan publik yang serba digital dan cepat.

Beres Ekonominya: Fokus pada hilirisasi pertanian, khususnya bawang merah agar petani tidak lagi hanya menjual bahan mentah.

Beres SDM-nya: Menciptakan tenaga kerja siap pakai melalui pendidikan vokasi.

"Investasi terbesar kita bukan pada aspal atau beton saja, tapi pada manusia Brebes. Kita ingin perantau pulang membawa gagasan dan investasi untuk mempercepat inovasi ini," ujar Paramitha.

Hadir sebagai putra daerah sekaligus perwakilan pemerintah pusat, Wamensesneg Juri Ardiantoro memberikan catatan yang menarik. Dengan nada bercanda namun serius, ia menyinggung watak asli orang Brebes yang dikenal kritis atau suka maido (mencela/mengkritik).

"Orang Brebes itu wataknya kritis. Apa saja dikritik dulu, benar atau salah urusan belakang. Tapi kita lihat itu sebagai bentuk kasih sayang dan kepedulian. Sekarang, saatnya mengubah kritik itu menjadi support nyata. Kita harus bareng-bareng 'membereskan' Brebes," kata Juri di hadapan ratusan anggota MASIGAB.

Juri menambahkan bahwa untuk mengejar ketertinggalan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Brebes butuh akselerasi luar biasa, bukan sekadar langkah biasa.

Bukan sekadar diskusi tanpa hasil, pertemuan ini menyepakati beberapa rencana aksi konkret, di antaranya:

Penyusunan Roadmap Kolaborasi antara Pemkab Brebes dan jaringan pengusaha perantau.

Inisiasi program ekonomi yang menyentuh akar rumput di desa-desa di Brebes.

Penguatan forum komunikasi berkelanjutan agar aspirasi perantau bisa langsung terserap ke kebijakan daerah.

Acara ini ditutup dengan semangat kebersamaan bahwa kemajuan Brebes adalah tanggung jawab kolektif, baik bagi mereka yang tinggal di daerah maupun mereka yang sukses di perantauan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita