Minggu, 15/02/2026, 11:04:27
Dukung Digitalisasi, Mahasiswa Beri Pendampingan Pembuatan QRIS Bagi UMKM Kaliwadas
OLEH: TIM KELOMPOK 5 KKN MAHASISWA UPB
.

SEBAGAI bagian dari upaya mendukung digitalisasi UMKM, mahasiswa KKN melakukan kegiatan pendampingan pembuatan QRIS untuk berbagai usaha di Kaliwadas. Program ini bertujuan agar para pemilik usaha dapat menerima pembayaran non-tunai dengan lebih mudah, cepat, dan aman.

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah sistem pembayaran berbasis kode QR, yang bisa digunakan melalui berbagai aplikasi dompet digital maupun mobile banking.

Dengan satu kode QR, para pedagang dapat menerima transaksi dari berbagai platform, tanpa harus memiliki banyak kode berbeda.

Beberapa waktu melakukan observasi dibeberapa UMKM, pendampingan telah dilakukan ke toko di Kaliwadas, mulai dari warung kelontong hingga toko rebana. Mahasiswa KKN membantu pelaku usaha dalam proses pendaftaran QRIS, melengkapi persyaratan administrasi, dan memastikan kode QR dapat digunakan dengan lancar.

Selain pembuatan QRIS, mahasiswa juga memberikan edukasi tentang cara menerima pembayaran, memeriksa notifikasi transaksi, serta mencatat pemasukan secara digital. Hal ini membantu pelaku UMKM tidak hanya memiliki QRIS, tetapi juga memanfaatkan sistem digital secara efektif untuk pengelolaan keuangan usaha.

Para pemilik usaha menyambut baik pendampingan ini karena sistem pembayaran digital memudahkan transaksi, mengurangi risiko uang palsu, dan mempercepat pencatatan keuangan. Kehadiran QRIS juga memberikan kesan modern dan profesional pada usaha lokal di Kaliwadas.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap semakin banyak UMKM di Kaliwadas yang terdigitalisasi, sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha. Pendampingan QRIS menjadi langkah nyata untuk mendorong transformasi ekonomi desa menuju sistem yang lebih modern dan inklusif.

Tim Kelompok 5 KKN Mahasiswa UPB di Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes:

Amelia khana pertiwi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Anan sudiningtiyas (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Titi Kurniati (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Cindy ayu amelia (Fakultas Ekonomika dan Bisnis).

Emi nur shabrina (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Yulita amelia (Fakultas Sains dan Teknologi), Meli Amalia (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Candra Bani anggara (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Ilham arif maulana (Fakultas Sains dan Teknologi), Ahdi tri juliyanto (Fakultas Sains dan Teknologi).

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita