MAHASISWA KKN Kelompok 5 Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes, menyelenggarakan workshop hidroponik, metode bercocok tanam tanpa tanah, pada Jumat 13 Februari 2026 untuk ibu-ibu PKK Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan metode bercocok tanam tanpa tanah yang efisien, hemat lahan, dan ramah lingkungan, sekaligus memberikan keterampilan praktis menanam sayur sehat di rumah.
Workshop diawali dengan pemaparan teori mengenai prinsip hidroponik, berbagai sistem hidroponik yang dapat diterapkan, serta keuntungan menanam sayur secara hidroponik, seperti penggunaan air yang lebih hemat, pertumbuhan tanaman lebih cepat, dan risiko serangan hama yang rendah.
Setelah sesi teori, ibu-ibu PKK langsung mengikuti praktik penanaman benih sayur. Peserta menyiapkan media tanam, menanam bibit, dan mempelajari cara merawat tanaman hidroponik, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pencahayaan. Sayuran yang ditanam antara lain selada, sawi, dan bayam, yang bisa dikonsumsi sendiri maupun dijual sebagai produk lokal.
Kegiatan ini memberikan banyak manfaat, antara lain menambah keterampilan bercocok tanam modern, mendorong kemandirian pangan keluarga, serta membuka peluang usaha skala kecil berbasis pertanian. Selain itu, workshop juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial antaranggota PKK dan mahasiswa KKN.
Dengan bimbingan mahasiswa KKN Universitas Peradaban, ibu-ibu PKK kini mampu mengelola kebun hidroponik rumah tangga secara mandiri, meningkatkan ketersediaan sayur sehat di keluarga, dan mendukung inovasi pertanian modern di desa Kaliwadas.
Tim Kelompok 5 KKN Mahasiswa UPB di Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes:
Amelia khana pertiwi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Anan sudiningtiyas (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Titi Kurniati (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Cindy ayu amelia (Fakultas Ekonomika dan Bisnis).
Emi nur shabrina (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Yulita amelia (Fakultas Sains dan Teknologi), Meli Amalia (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Candra Bani anggara (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Ilham arif maulana (Fakultas Sains dan Teknologi), Ahdi tri juliyanto (Fakultas Sains dan Teknologi).