UPAYA menjaga kebugaran tubuh melalui pemanfaatan kekayaan alam lokal, menjadi perhatian penting dalam pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.
Pada Rabu 11 Februari 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 6 Universitas Peradaban (UPB) Kabupaten Brebes menggelar kegiatan edukasi mengenai jamu Jakutes (Jahe, Kunyit, Temulawak, dan Sereh).
Acara ini berlangsung di Aula Lantai 2 Balai Desa Negaradaha, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, mulai pukul 15.00 WIB. Kegiatan yang diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Negaradaha ini. dirancang untuk memperkenalkan kembali manfaat tanaman obat keluarga (TOGA) dalam format yang lebih praktis dan menyegarkan.
Acara diawali dengan sesi presentasi dan sosialisasi mendalam mengenai filosofi serta manfaat medis dari kandungan jamu Jakutes. Secara akademis, ramuan ini merupakan kombinasi bahan alami yang kaya akan antioksidan dan zat anti-inflamasi.
Mahasiswa memaparkan bagaimana perpaduan rimpang seperti jahe dan kunyit, dapat membantu memperkuat sistem imun serta menjaga metabolisme tubuh secara universal.
Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang komunikatif dan mudah dimengerti oleh orang awam, sehingga informasi mengenai pentingnya meminimalisir konsumsi zat kimia melalui beralih ke herbal dapat diterima dengan baik. Diskusi ini menjembatani wawasan ilmiah modern dengan tradisi leluhur yang telah lama ada di masyarakat.
Puncak dari kegiatan ini adalah pembagian jamu Jakutes yang telah disiapkan oleh mahasiswa kepada seluruh peserta yang hadir. Berbeda dengan citra jamu yang sering dianggap pahit, Jakutes hadir dengan rasa yang segar dan aroma yang menenangkan dari sereh, sehingga dapat diterima oleh berbagai kalangan usia.
Pembagian jamu ini menjadi sisi humanis dari kegiatan, di mana para peserta diajak langsung merasakan manfaat kesegaran dari ramuan tersebut. Melalui aksi nyata ini, mahasiswa KKN UPB ingin menunjukkan bahwa memulai pola hidup sehat dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, terjangkau, dan menyenangkan.
Dukungan penuh dari ibu-ibu PKK Desa Negaradaha terlihat dari antusiasme selama sesi tanya jawab berlangsung. Sinergi antara kaum akademisi muda dan kader penggerak desa ini diharapkan dapat membangkitkan kembali budaya mengonsumsi minuman herbal di lingkungan rumah tangga sebagai upaya preventif terhadap penyakit.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk mewujudkan masyarakat Desa Negaradaha yang lebih sehat. Universitas Peradaban melalui KKN Kelompok 6 berharap literasi kesehatan ini dapat menjadi langkah awal bagi warga untuk lebih mandiri dalam mengelola kesehatan keluarga berbasis potensi alam lokal.
Mahasiswa KKN UPB Kelompok 6 di Desa Negaradaha, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes:
Bunga Rintan Nazaria (Fakultas Sains dan Teknologi), Ismi Wulan Agustin (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Diandra Annisa Putri (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Jualita Makarima Insa (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Yessy Indriani Agustina (Fakultas Ekonomika dan Bisnis).
Meri Aguk Setiani (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Firani Afrilia Putri (Fakultas Sains dan Teknologi), Muhammad Nur Ardiansyah (Fakultas Sains dan Teknologi), Wahidas Ahmad Sirin (Fakultas Sains dan Teknologi), dan Siti Zulaekha (Fakultas Ekonomika dan Bisnis).