PanturaNews (Brebes) — Dalam rangka memperkuat peran masyarakat dalam mengawasi jalannya Pemilu, Bawaslu Republik Indonesia menggelar kegiatan “Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum” di King Royal Hotel Brebes, Sabtu (2/11).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, organisasi kepemudaan, dan perwakilan tokoh masyarakat Kabupaten Brebes.
Kegiatan dibuka oleh Bawaslu Kabupaten Brebes selaku tuan rumah pelaksana kegiatan di daerah.
Dalam sambutannya, Rudi Raharjo, Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Kabupaten Brebes, menyampaikan bahwa pengawasan partisipatif menjadi kunci penting dalam mewujudkan Pemilu yang berintegritas. Ia juga menyoroti pentingnya tahapan pemutakhiran data pemilih yang saat ini tengah dilaksanakan oleh KPU Brebes.
“Pemutakhiran data ini sangat krusial untuk pelaksanaan Pemilu tahun 2029 mendatang. Data pemilih harus benar-benar akurat agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujar Rudi.
Sementara itu, Shintya Sandra Kusuma, Anggota Komisi II DPR RI, turut hadir sebagai narasumber dan menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam seluruh tahapan Pemilu.
“Pengawasan bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga masyarakat. Jangan ragu untuk melapor apabila menemukan pelanggaran, karena Bawaslu telah membuka layanan pengaduan secara daring melalui media sosial dan call centre WhatsApp,” jelas Shintya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Bawaslu dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan pengawasan partisipatif yang efektif dan berkelanjutan menuju Pemilu yang demokratis dan berintegritas.