PanturaNews (Tegal) - Akibat sering terkena rob, ditambah lagi buat parkir truk besar, membuat Jalan S. Parman Kota Tegal rusak parah. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Kota Tegal kini melakukan pekerjaan pemeliharaan rutin yang ditargetkan selesai sebelum 20 Desember 2025 sesuai kontrak.
Pemeliharaan rutin Jalan Mayor Jenderal S. Parman Kota Tegal memakai dana APBD II senilai Rp497 juta dan ditargetkan rampung lebih cepat.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Tegal, Setia Budi, menyampaikan bahwa pihaknya terus mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan rutin Jalan Mayor Jenderal S. Parman.
"Proyek ini menjadi satu-satunya kegiatan bidang bina marga yang masih berproses, sementara seluruh kegiatan lain telah selesai tepat waktu," ujar Setia Budi, Sabtu 29 November 2025.
Menurut Setia Budi, kontrak pekerjaan dimulai pada 24 November 2025 dengan nilai Rp497.769.164 yang bersumber dari APBD II Kota Tegal.
Proyek dikerjakan oleh CV Indra Jaya Perkasa Nusantara, dan ditargetkan tuntas sebelum 20 Desember 2025.
Lokasi pekerjaan berada di sisi barat kantor DPUPR, area yang selama ini kerap mengalami genangan akibat limpasan air rob dari Saluran Gajahmada Hilir.
"Rangkaian pekerjaan meliputi peninggian badan jalan menggunakan material LPA dengan estimasi ketebalan 15 cm, lebar 11 meter, dan panjang 110 meter," terangnya.
Lebih lanjut Setia Budi menyampaikan setelah proses penguatan struktur selesai, lapisan permukaan akan ditutup menggunakan Asphalt Concrete-Base (AC Base) setebal 7,5 cm dengan lebar 8 meter dan panjang 110 meter.
"Secara bersamaan, pengerukan saluran juga dilakukan untuk memastikan aliran air lebih optimal dan tidak menimbulkan genangan kembali," kata Setia Budi.
Selain proyek ini, lanjutnya, Bidang Bina Marga telah menuntaskan berbagai kegiatan lainnya sepanjang tahun 2025. Di antaranya pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, pembangunan jalan, hingga pembangunan jembatan.
Setia Budi menegaskan bahwa seluruh pekerjaan tersebut selesai sesuai target, sehingga secara keseluruhan kualitas dan tingkat kemantapan jalan di Kota Tegal dapat terus meningkat.
Kepada masyarakat Setia Budi berharap dapat ikut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kualitas pengerjaan, tetapi juga peran serta publik dalam menjaga fungsi jalan agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Alhamdulillah semua pekerjaan sudah selesai, hanya ruas Jalan Mayor Jenderal S. Parman yang sedang tahap penyelesaian fisik. Insyaallah semua rampung sebelum 20 Desember dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Setia Budi