Ibu di Batang Diobservasi Kejiwaan Usai Dua Anaknya Tewas Tenggelam di Pantai Sigandu
..
Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Imam Muhtadi
PanturaNews (Batang) – Seorang ibu dua anak yang diduga mengajak kedua buah hatinya mengakhiri hidup bersama di Pantai Sigandu, Batang, Jawa Tengah, kini tengah menjalani observasi kejiwaan.
Proses ini dilakukan di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Amino Gondohutomo, Semarang.
Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Imam Muhtadi, mengatakan bahwa observasi ini merupakan bagian dari proses penyelidikan kasus yang menyebabkan dua bocah tewas tenggelam pada Rabu pagi (30/7/2025).
"Setelah pemeriksaan awal, kami menilai perlu ada pembuktian kondisi kejiwaan dari ibu tersebut. Hari ini yang bersangkutan sudah kami bawa ke RSJ untuk menjalani observasi," ujar Imam, Jumat (1/8/2025).
Masa observasi diperkirakan akan berlangsung selama 10 hari. Nantinya, hasil evaluasi kejiwaan akan menjadi rujukan penyidik dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.
"Hasil observasi akan disampaikan oleh pihak rumah sakit karena itu menjadi ranah tenaga ahli," jelas Imam.
Dalam proses penyelidikan, polisi sudah memeriksa empat orang saksi mata yang berada di lokasi kejadian. Selain itu, klarifikasi juga dilakukan terhadap suami dan mertua dari sang ibu.
"Keterangan dari suami dan mertua menyebutkan tidak ada permasalahan dalam keluarga," kata Imam.
Polisi masih mendalami motif dan kondisi psikologis ibu tersebut sebelum menetapkan status hukum lebih lanjut.