PanturaNews (Brebes) – Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mencatatkan sejarah baru dalam sektor pertaniannya dengan melakukan ekspor perdana bawang merah sebanyak 11.800 ton ke tiga negara Asia, yakni Thailand, Singapura, dan Vietnam.
Ekspor perdana ini dilakukan pada pembukaan acara Festival Bawang Merah Brebes, di Alun-alun Brebes,Jumat 27 Juni 2025 sore.
Dengan total produksi tahunan mencapai 300.000 ton dari 30.000 hektar lahan pertanian, Brebes telah menjadi salah satu penghasil bawang merah terbesar di Indonesia, berkontribusi hampir 20% dari total produksi nasional.
Surplus produksi yang mencapai 98% membuat Brebes tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik. Melainkan juga menjelajah pasar ekspor yang lebih luas, terutama ke negara-negara Asia Tenggara.
"Bawang merah Brebes tidak hanya terkenal di dalam negeri, tetapi kini telah diakui kualitasnya di pasar internasional. Ekspor ini adalah buah dari kerja keras para petani dan dukungan berbagai pihak yang telah memperkenalkan teknik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan," ujar Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma dalam sambutannya.
Menurut Bupati, bawang merah Brebes telah lama dikenal karena cita rasa dan kualitasnya yang unggul, dan kini siap bersaing di pasar internasional.
Ekspor perdana 11.800 ton ke Thailand, Singapura, dan Vietnam, lanjut Bupati, merupakan langkah awal dalam memperluas penetrasi pasar Asia, yang merupakan pasar potensial bagi komoditas pertanian Indonesia.
Disampaikan Bupati, bahwa Festival Bawang Merah Brebes 2025, yang mengusung tema "Komoditas Unggulan Khas, Tradisi Unik Berkelas! Menuju Brebes Beres", ini memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya.
Festival yang digelar selama dua hari (Jumat-Sabtu besok) ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal. Akan tetapi juga sebagai momen penting untuk memperkenalkan Brebes sebagai sentra pertanian yang mampu bersaing secara global.
Dalam festival ini, selain ekspor perdana, digelar berbagai kegiatan edukatif seperti bazaar UMKM, gerakan pangan murah, lomba menggambar bertema "Cinta Rupiah," serta hiburan musik dari artis ternama seperti Ungu, D'Bagindas dan Restu Van Houten serta sederet artis papan atas lainnya.
Pemerintah Kabupaten Brebes, kata Bupati, juga terus mendukung sektor pertanian dengan memberikan berbagai bantua. Diantaranya, seperti traktor, rice transplanter, dan peningkatan infrastruktur irigasi untuk mempermudah distribusi hasil pertanian.
Pendidikan bagi petani, melalui program Sekolah Lapang, juga menjadi fokus utama untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam mengelola lahan secara modern.
"Atas nama Pemerintah daerah saya berharap, ekspor ini akan membuka peluang pasar lebih luas dan meningkatkan ekonomi daerah, termasuk kesejahteraan para petani di Kabupaten Brebes," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI), Dian Alex Candra mengatakan, festival ini merupakan bentuk kolaborasi untuk bawang merah. Semua petani berharap saat pertama tanam sampai panen mereka ingin hasilnya bagus hasilnya maksimal dan lancar.
"Dalam kegiatan ini kami gelar mencakup edukasi, inovasi dan apresiasi," ujarnya.