Kamis, 26/06/2025, 12:35:56
Kabupaten Brebes Capai 97,7 Persen Cakupan Imunisasi HPV, Lampaui Target Nasional
.
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Lindungi Anak dan Perempuan Dari Ancaman Kanker Serviks, Kabupaten Brebes Prioritaskan Edukasi Imunisasi HPV di Sekolah Agar Cakupan Tinggi dan Merata

PanturaNews (Brebes) — Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mencatat pencapaian membanggakan dalam pelaksanaan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) bagi anak perempuan usia sekolah. 

Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes bersama Portal Kesehatan Masyarakat (Portkesmas), cakupan imunisasi HPV di Brebes telah mencapai 97,7 persen, melampaui target nasional sebesar 90 persen.

Imunisasi HPV merupakan salah satu upaya penting pemerintah dalam mencegah kanker serviks atau kanker leher rahim, yang masih menjadi penyebab kematian tertinggi kedua pada perempuan di Indonesia. 

Setiap tahunnya, lebih dari 36.000 kasus baru dan 21.000 kematian akibat kanker serviks tercatat di Indonesia (Global Cancer Observatory WHO, 2020).

Sejak tahun 2022, pemerintah telah menyediakan vaksin HPV secara gratis melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), yang dilaksanakan setiap bulan Agustus hingga September. 

Saat ini, vaksin diberikan satu kali kepada anak perempuan kelas 5 SD, dan terbukti memberikan perlindungan jangka panjang terhadap risiko kanker serviks di masa mendatang.

Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Pelaksanaan Imunisasi

Untuk mempertahankan capaian tinggi ini dan memperkuat imunisasi rutin lainnya di tingkat sekolah dasar, Pemerintah Kabupaten Brebes bersama UNICEF Indonesia, Portkesmas, dan Pokja RCCE menggelar pertemuan koordinasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, Kepala Puskesmas, dan Kepala Sekolah Dasar se-Kabupaten Brebes, di Gedung Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Brebes, Kamis 26 Juni 2026.

Penjabat Sementara Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Wilayah Jawa, DR. Armunanto, mengatakan, bahwa program Jaga Bersama merupakan bentuk dukungan UNICEF terhadap pemenuhan Hak Anak, khususnya dalam bidang kesehatan. 

“Kami berharap, keberhasilan imunisasi HPV di Brebes dapat menjadi model untuk peningkatan cakupan imunisasi lainnya seperti campak, rubella, tetanus, dan difteri,” ujarnya.

Sinergi Pemerintah Daerah dan Masyarakat

Sub Koordinator Kurikulum dan Kesiswaan Pendidikan Dasar, Nur Faozan, yang mewakili Dinas Pendidikan, menjelaskan, bahwa sekolah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dan edukasi tentang imunisasi kepada peserta didik dan orang tua. 

Hal ini sejalan dengan komitmen Kementerian Agama, melalui Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Dr. H. Mad Soleh, turut mendukung perluasan edukasi imunisasi di madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, memberikan apresiasi atas dukungan semua pihak. 

“Imunisasi HPV merupakan langkah pencegahan yang aman, efektif, dan strategis bagi kesehatan anak-anak kita. Momentum ini harus kita jaga agar cakupan imunisasi rutin lainnya juga meningkat,” ujarnya.

Direktur Eksekutif Portkesmas, Basra Ahmad Amru, menambahkan, bahwa pendekatan Komunikasi Antar Pribadi (KAP) yang dilakukan oleh para komunikator lokal terbukti efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat. 

"Edukasi berkelanjutan adalah kunci menjaga keberhasilan program," terangnya.

Lanjutan Program Jaga Bersama

Program Jaga Bersama yang dimulai sejak awal tahun 2024 melibatkan pelatihan bagi guru, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan remaja untuk menjadi komunikator edukasi imunisasi HPV. 

Pada tahap lanjutan, edukasi akan difokuskan pada orang tua anak menjelang pelaksanaan vaksinasi HPV pada bulan Agustus–September mendatang.

Pemerintah Kabupaten Brebes mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan imunisasi anak. 

Dengan dukungan penuh dari orang tua, diharapkan seluruh anak perempuan usia sekolah di Kabupaten Brebes dapat terlindungi dari risiko kanker serviks dan penyakit lainnya yang dapat dicegah melalui imunisasi.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita